JAWA BARAT

Hadapi Komplesitas Tantangan Jaman, PKBSI Butuh SDM Kompeten

SPOL.Jakarta,- Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembinaan anggota menjadi program utama sekaligus sebagai pilar dalam menjalankan roda Organisasi dalam kepengurusan Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) periode 2018-2023.

“Para pengurus mesti menjunjung kekompakan dan dapat bekerjasama dengan solid. Menjalin komunikasi dan informasi yang saling terbuka. Semua tentu harus saling bersinergi antara satu bidang dengan bidang lainnya,” Ketua Umum PKBSI, Rahmat Shah dalam keterangan resminya. Sabtu (16/02/2019)

Dirinya mengakui jika sebuah organisasi memiliki kompleksitas tantangan sesuai zamannya. Tantangan tersebut mulai dari hal sederhana hingga paling rumit. Untuk itu guna membangun organisasi PKBSI sebagai satu-satunya wadah insan perkebunbinatangan di Indonesia, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) dalam kepengurusan yang kompeten sesuai kapasitas dan keahliannya.

“Saya minta pengurus PKBSI senantiasa responsif terhadap perubahan dan tuntutan zaman” Tegasnya.

Untuk merespon perubahan itu, sambung rahmat, maka dibutuhkan keseragaman gerak antara induk organisasi dengan seluruh elemen anggotanya, sehingga terciptanya pola kerja yang sinergitas antara keduanya.

“pembinaan kepada anggota dalam berbagai bentuk kegiatan dan peningkatan kapasitas SDM, menjadi program utama sekaligus sebagai pilar dalam menjalankan roda organisasi di dalam kepengurusan periode 2018-2023 ini” tegasnya.

Rahmat menambahkan, sebagai implementasi kegiatan pembinaan organisasi, maka setelah pengukuhan pengurus akan segera dilaksanakan penetapan program dengan mengacu pada rekomendasi hasil Munas PKBSI XIII pada November 2018 lalu.

Dia mengimbau, program-program kerja yang akan ditetapkan oleh masing-masing bidang, diharapkan pengelolaan LK yang menjadi sorotan masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri dapat diatasi.  

“Kita sadari bahwa tanggungjawab kelestarian satwa ada di pundak kita bersama. Untuk itu kita wajib bersungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab mengelola sumber daya alam keanekaragaman hayati yang kita miliki,” ujar Rahmat yang menjadi ketua umum PKBSI untuk periode keempat.

Pada acara pelantikan pengurus tersebut, ia mengharapkan sinergi bersama dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat dilakukan untuk membangun lembaga konservasi (LK) sesuai standar yang ditentukan.

“Pelantikan menjadi titik awal dimana revitalisasi organisasi dapat kita laksanakan sebaik-baiknya” pungkasnya. (Denny).

Related Articles

Close
Close