JAWA BARAT

Pangdam III/Siliwangi Sambut Kedatangan Satgas Pamtas Yonif 320/BP

SPOL.Jakarta,- Setelah bertugas selama kurang lebih 9 bulan di wilayah perbatasan RI-Malaysia, sebanyak 450 anggota Yonif 320/BP Kodam III/Siliwangi, dibawah pimpinan Danyonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksono mengakhiri masa tugas operasi perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat.

Dalam amanatnya Pangdam III/Slw, Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 320/BP yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan berhasil, juga menunjukan Dedikasi dan Loyalitas yang baik serta kontribusi positif bagi terwujudnya stabilitas keamanan wilayah perbatasan RI-Malayasia di Kalimantan Barat, yang ditunjukkan dengan berbagai prestasi yang telah diraihnya.

“Saya berharap prestasi yang telah dicapai dapat menjadi motivasi dan modal awal bagi Yonif 320/BP untuk dapat meraih prestasi-prestasi berikutnya di kemudian hari,” ujar Pangdam di sela sela penyambutan Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih Kodam III/Siliwamgi pasca tugas operasi pengamanan perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat, di lapangan Kolinlamil Tanjung Periuk, Jakarta Utara, Jum’at (01/03/2019).

Pangdam III/Siliwangi mengungkapkan bahwa selama melaksankan penugasan di daerah perbatasan RI-Malaysia, wilayah Kalimantan Barat. Banyak prestasi yang telah diraih oleh Yonif 320/BP diantaranya, menerima penyerahan secara massal 27 pucuk senjata rakitan laras panjang dan 2 pucuk senjata rakitan laras pendek, menerima penyerahan Meriam Lantaka berikut bubuk mesiunya, menangkap 5 orang warga Malaysia yang melakukan ilegal logging, menggagalkan penyelundupan 4,5 Ton Batu Antimoni ke Malaysia.

Selain itu, sambungnya, Yonif 320/BP juga mengukir Prestasi dalam upaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat diantaranya memprakarsai pembuatan Rakit penyebrangan di Kampung Sungai Kelik, penataan lingkungan di Puskesmas Badau Kapuas Hulu, menormalisasikan pasokan air bersih di Desa Kekurak dan Desa Perumbang Kecamatan Badau. Juga telah membuat jembatan gantung di Desa Labian Ira’ang, Kapuas Hulu.

“Saya perintahkan untuk segera melakukan pengecekan terhadap peralatan dan persenjataan serta materiil lainnya yang telah digunakan selama bertugas, agar dapat digunakan kembali guna menunjang pelaksanaan tugas pokok selanjutnya” pungkasnya. (Denny).

Related Articles

Close
Close