EKONOMI

Tingkatkan Daya Beli Masyarakat, PT KAI Adakan Pasar Murah di Cianjur.

SPOL.Cianjur,- Masih dalam rangkaian HUT ke – 21 kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengadakan kegiatan pasar murah bagi masyarakat di kecamatan Sukaluyu dan Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.

Secara simbolis, Executive Vice President Daop 2, Saridal didampingi Vice President Corporate Social Responsibility PT KAI, Agus Supriyono menyerahkan bantauan kepada masyarakat.

“Saya harap, kegiatan ini akan semakin meningkatkan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset PT KAI sehingga perjalanan kereta api akan senantiasa aman dan selamat” Ujar Saridal dalam keterangan resminya. Kamis (21/02/2019)

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, menurut Manager Humas PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan (SCR) kepada masyarakat.

“Pemilihan kedua wilayah tersebut berkaitan dengan proses reaktivasi jalur KA Padalarang – Cianjur oleh Kementerian Perhubungan” ungkap Joni.

Dalam kegiatan Pasar Murah ini, jelasnya, PT KAI menjual sebanyak 1.500 paket sembako murah yang akan dilaksanakan di beberapa lokasi. Diantaranya sebanyak 250 paket sembako untuk masyarakat Kecamatan Sukaluyu dan 250 paket di Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.

“Untuk kegiatan di Kecamatan Sukaluyu telah kami laksanakan hari Selasa (19/03) dan tahap kedua Kami laksanakan hari ini di Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur,” terangnya.

Lebih jauh, Joni menyatakan, nilai bantuan yang diberikan PT KAI dalam kegiatan Pasar Murah di kedua wilayah tersebut adalah Rp 88.440.000 atau Rp 44.200.000 per kecamatan. Pada program Pasar Murah ini, PT KAI memberikan potongan harga kepada masyarakat untuk pembelian paket sembako senilai Rp 144.000 menjadi Rp 10.000. Paket sembako tersebut berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, susu kental manis 1 kaleng, mie instan 10 bungkus, dan goodie bag. Di setiap kecamatan tersebut, PT KAI menyediakan 250 paket untuk masyarakat.

“Hasil penjualan paket sembako ini akan kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk santunan kepada 10 anak yatim dari Kecamatan Sukaluyu dan Kecamatan Ciranjang dengan nilai santunan Rp 250.000 per anak” Pungkasnya. (Denny)

Related Articles

Close
Close