POLITIK

Puteri Komarudin Optimis Melenggang ke Senayan

SPOL.Bandung,- Kepedulian Puteri Komarudin terhadap masalah sosial dimasyarakat membulatkan tekadnya untuk terjun ke dunia politik mengikuti jejak Ade Komarudin.

Langkahnya untuk duduk di kursi senayan semakin ringan setelah perolehan suara Partai Golkar dalam pemilu legislatif 2019 ini mampu memperoleh sekitar 14 persen berdasarkan data sementara dari KPU. Sementara berdasarkab hasil perhitungan internal Badan Pemenangan Partai Golkar Puteri meraih 102 ribu Suara.

“InsyaAllah bisa ke Senayan (DPR RI), dan Alhamdulillah banyak masyarakat memberikan amanah suaranya kepada saya,” ujar Puteri Komarudin yang maju dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VII (Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta) ini, kepada wartawan di Bandung. Kamis (25/04/2019)

Puteri tidak menampik, jika perjuangannya untuk maju ke senayan dari Dapil Jabar 7 ini tidaklah mudah karena banyak Kader partai Golkar yang lebih senior seperti Dedi Mulayadi yang saat ini menjadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di wilayah Jabar, namun hal itu tidak menyurutkan semangat untuk tetap melenggang ke senayan.

“Melihat hasil perolehan suara dan tren Pileg sebelumnya, diperkirakan bisa mendapat 2 atau 3 kursi dari Dapil Jabar 7,” terangnya.

Lulusan University of Melbourne jurusan Ekonimi dan Bisnis ini berharap bisa duduk di komisi 11. Dia beralasan dikomisi ini bisa lebih optimal memperjuangkan amanah masyarakat khususnya yang selama ini belum tersentuh layanan jasa industri keuangan sehingga banyak yang terjerat dengan “bank emok” yakni Koperasi berkedok rentenir yang menyasar kalangan ibu rumah tangga dengan bunga tinggi hingga 20-30 persen.

“Setelah menyerap aspirasi dari ibu-ibu selama kampanye kemarin, ternyata Bank Emok menimbulkan masalah. Mereka membidik masyarakat yang belum bankable dan menawarkan Kredit Tanpa Agunan dengan bunga tinggi dan terus membengkak,” tegasnya.

Puteri menambahkan, dengan duduk di Komisi 11 yang mengurusi perbankan dan jasa keuangan tentu bisa mendorong pemerintah melalui peraturan yang melindungi masyarakat dari jerat rentenir.

“Saya berharap bisa duduk di Kursi 11 untuk menyuarakan aspirasi masyarakat di sektor keuangan. Perlu ada masukan ke pemerintah untuk melakukan perbaikan dan mengoptimalkan sosialisasi adanya KUR, dan bantuan permodalan dari pemerintah,” pungkasnya. (Denny)

Related Articles

Close
Close