LEGISLATIF

Gagal Berangkatkan Haji di BIJB, Pemprov Harus Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur

BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Jabar, Haris Yuliana meminta Pemprov Jabar tidak berkecil hati dan tetap memberikan servis yang terbaik kepada calon jamaah haji, meski gagal memberangkatkan haji dan umroh dari BIJB Kertajati. Menurut dia, Pemprov Jabar lebih baik mengenjot intrastruktur penunjang menuju BIJB, agar target 2020 dapat terlaksana.

“Ketika kita bicara tentang tamu Allah maka Pemprov harus berikan satu servis yang sangat memuaskan. Ini bukan tamu kita tapi tamu Allah,” ucap Haris saat dimintai pendapatnya soal gagalnya keberangkatan haji di BIJB, di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/6).

Haris mengatakan, bilamana infrastruktur penunjang telah memadai dengan adanya akses Tol Cisumdawu, maka BIJB bukan hanya dapat memberangkatkan jemaah haji.

Namun, lanjut Haris, bandara yang berada di Kertajati, Kabupaten Majalengka itu pun dapat digunakan oleh pesawat komersial dengan optimal.

“Bikin lah yang bagus di sana. Kalau saya mendukung masyararat Jabar embarkasinya semua ke Kertajati,” ungkapnya.

Disinggung terkait rencana embarkasi haji di Indramayu, Haris menilai, idealnya berada di dekat bandara atau tidak jauh dari Kabupaten Majalengka. Paling memungkinkan yaitu di kawasan Aerocity Kertajati.

“Embarkasi belum siap ya, ya harus dekat bandara lah. Ini kan Aerocity itu. Harus direncamakan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Haris, dengan urungnya penerbangan haji dari BIJB pada tahun ini Pemprov dapat mengambil hikmahnya dengan memastikan agar 2020 nanti dapat digunakan dengan maksimal.

“Kemarin ketika BIJB itu direncakan penerbangan haji, saya juga berpikir khawatir juga nanti jamaah hajinya sengsara,” tandasnya. (adems)

Related Articles

Close
Close