HUKUM

Tak Penuhi Panggilan Penyidik, Tersangka Kasus Penggelapan Uang Miliaran Rupiah DPO

BANDUNG – Kuasa hukum PT. Saritama Tarasindo Citra, Marten Lucky Zebua, Sh berharap pihak penyidik Polrestabes Bandung bisa segera mengungkap keberadaan tersangka kasus penggelapan uang perusahaan, Yenny Hildawaty Sugiarto sebesar Rp. 2.152.657.300. Lucky mengatakan, pihak kepolisian masih akan mendalami keberadaan tersangka yang telah ditetapkan sebagai DPO sejak 19 Maret 2019.

“Bahwa pada tanggal 17 September 2018 Jam 08.00 WIB telah terjadi dugaan tindak pidana penggelapan dalam hubungan kerja/jabatan yang dilakukan oleh tersangka, dimana saat itu tersangka menjabat sebagai Kepala Keuangan PT. Saritama Tarasindo Citra yang beralamat di Jln. Soekarno Hatta No. 519 Bandung. Atas perbuatan Sdri. YENNY HILDAWATY SUGIARTO, PT. Saritama Tarasindo Citra menderita kerugian sebesar Rp. 2.152.657.300,” papar Lucky kepada para wartawan di Mapolrestabes bandung Selasa (16/07/2019).

Kepada para wartawan Lucky menerangkan, bahwa sejak dilaporkannya kasus tersebut kepada kepolisian, tersangka tidak pernah memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan.

“Dari hasil audit memang kerugian perusahaan kemungkinan masih akan terur bertambah, karena proses audit keuangan perusahaan masih terus dilakukan,” jelasnya lagi.

Modus yang dilakukan tersangka, jelas Lucky, yakni dengan menilap setiap setoran uang yang harusnya masuk ke perusahaan. “tersangka kan bagian keuangan jadi dia leluasa mengambil uang, dan melaporkan kepada atasannya seolah olah susah sesuai,” katanya.

Lucky menegaskan, selain menunggu langkah pihak kepolisian mengungkap keberadaan tersangka, pihaknya juga sedang menyusun dan akan segera mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum kepada Tersangka di Pengadilan setempat.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai saat dikonfirmasi menegaskan, kasus tersebut masih dalam tahap peyidikan, dengan akan terus dikembangkan guna melacak keberadaan tersangka.

“Semoga dalam waktu dekat, keberadaantersangka dapat kita lacak, sehingga kasus ini bisa segera terungkap,” pungkasnya.***

Related Articles

Close
Close