OLAHRAGA

Proses Muscab TI Kota Bandung Dipertanyakan

SPOL.Bandung,- Meski Dedi Haryadi diangkat menjadi ketua dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kota Bandung, namun sejumlah senior mempertanyakan proses kegiatan muscab yang berlangsung pada Ahad (04/08/2019) lalu.

“Dedi bukan calon tunggal, karena masih ada calon lain yakni Agus Mulyanto” tegas juru bicara calon ketua pengcab TI Kota Bandung Agus Mulyanto, kepada wartawan di BMC, Rabu (07/08/2019)

Bayu menjelaskan, jika pihaknya sudah melayangkan surat pengunduran waktu muscab maupun audensi dengan panitia namun tidak kunjung ada jawaban.

“Alasan kami kuat, selain masih dalam tenggat waktu masa perpanjangan periode sebelumnya, kandidat kami sedang menjalankan ibadah haji” tegasnya.

Bayu, mengaku jika kandidatnya mendapat dukungan dari 53 unit lebih yang terekap dalam 17 surat. Namun hal itu digugurkan oleh panitia saat pengumuman hasil verifikasi dengan alasan hanya 17 unit yang mendukung. “Saat pendaftaran semua dokumen disertakan, termasuk 53 unit yang mendukung dan direkap dalam 17 surat dukungan.” Ujarnya.

Bayu menambahkan, pihaknya dengan tegas menolak hasil dan putusan pengcab TI kota Bandung. “Kami menolak karena sistem dan tata caranya tidak sesuai AD/ ART” pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, tokoh dan senior Taekwondo lainnya Dasantyo Pribadi mengatakan, ada beberapa hal yang tidak lazim mulai dari penjaringan calon ketua, pengertian surat dukungan yang asumsinya menjadi surat suara. Selain itu, pembahasan seperti tatib sidang, susunan acara maupun laporan pertanggung jawaban pengurus yang habis masa jabatannya pun tidak ada.

“Dalam pelaksanaan muscab pun, tidak ada laporan pertanggung jawaban kepengurusan 2014 – 2019, seharusnya hal tersebut ada” pungkas mantan atlet andalan kota Bandung dan Jabar serta atlet nasional ini. (Dens)

Related Articles

Close
Close