JAWA BARAT

Manajemen Ponyo Telah Selesaikan Masalah Viral Struk Berbau Sara

SPOL.Bandung. setelah sempat viral di dunia maya pada akhir pekan lalu, akhirnya persoalan struk berbau sara sudah dapat diselesaikan dengan baik.

Menurut Manager Operasional Rumah Makan Ponyo, M. Rijal Asyari mengatakan jika pihak manajemen yang diwakili oleh manager ponyo malabar telah bertemu secara langsung dengan konsumen ibu A dan kesalah pahaman tersebut telah dapat diselesaikan dengan baik.

Rizal menjelaskan kronologis kejadian tersebut saat ada pelanggan berinisial ibu A melakukan pemesanan untuk dibawa pulang sekitar pukul 17.30 WIB. Lalu sekitar pukul 20.00 kembali dan bertemu dengan manajemen Ponyo. ” Pihak manajemen bertindak cepat dan meminta maaf kepada yang bersangkutan. Pada saat itu permasalahan sebenarnya sudah clear, selesai” ungkap Rizal saat konperensi pers dengan wartawan di Ponyo Resto & Wedding Jalan Malabar Bandung.

Namun, sambung Rizal, entah siapa yang memulai, struk pembayara itu tersebar dan viral. Selama 47 tahun kami berdiri, baru terjadi saat ini. Selama itu, sambungnya, pelanggan kita bervariasi, kita tidak pernah membeda-bedakan pelanggan, darimana dan siapapun kita layani dengan baik. “Kita sendiri juga sangat kaget dengan kejadian ini,” ucapnya.

Lebih jauh Rizal mengatakan, adapun yang tercantum pada struk tersebut setelah kami klarifikasi dari oknum karyawan kami yakni Sdr. P adalah murni tindakan pribadi yang bersangkutan. “Saat ini kami sudah melakukan tindakan sesuai dengan peraturan perusahaan untuk yang bersangkutan” Jelasnya.

Rizal menegaskan, meskipun hal ini adalah murni tindakan dari oknum karyawan kami namun atas nama manajemen ponyo meminta maaf sebesar-besarnya, khususnya kepada ibu A dan kepada masyarakat secara umum atas ketidaknyamanan nya ini. Dan sebagai bentuk tanggung jawab atas keteledoran nya itu, Sdr. P telah mengundurkan diri.

“Hal ini menjadi pelajaran untuk kami, sehingga ke depan kami akan lebih berkomitmen untuk memperbaiki wawasan, perilaku dan pelayanan kepada pelanggan. Selain itu juga kedepan akan lebih selektif dalam melakukan rekruitmen karyawan dengan dibarengi dengan sejumlah training kepada karyawan kami” pungkasnya. (Denny)

Related Articles

Close
Close