JAWA BARAT

Harganas 2019, Kembali Galakkan Gerakan 1821dan Kembali Ke Meja Makan

SPOL.Bandung,- Kepala perwakilan BKKBN Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso mengatakan bahwa keluarga merupakan pilar peradaban bangsa. Karena disinilah sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai berlangsung.

“Sebagai unit terkecil masyarakat dan sumber ketahanan sosial dalam masyarakat, maka penguatan keluarga menjadi penting. Ujar Teguh dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (harganas) tingkat Provinsi Jabar yang dipusatkan di Kabupaten Sukabumi. Kamis (29/08/2019)

Keluarga yang kuat, imbuhnya, dapat menjadi benteng pertahanan bangsa. sehingga, jika setiap keluarga memiliki kekuatan dan ketahanan akan tercipta masyarakat yang kuat terhadap tantangan dan permasalahan yang ada.

“HARGANAS ini, diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota, BKKBN  dan mitra kerja lainnya dalam rangka membangun bangsa mewujudkan Jawa Barat juara Lahir dan Bathin” tegasnya.

Lebih jauh Teguh mengungkapkan keluarga merupakan wadah utama dan pertama penanaman nilai-nilai budi pekerti sebagai upaya mendorong seluruh keluarga untuk melaksanakan dan menerapkan 8 (delapan) fungsi keluarga dengan sebaik-baiknya.

“Kedelapan fungsi tersebut adalah fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi; serta fungsi lingkungan” ungkapnya.

Teguh menambahkan, peringatan harganas tahun ini masih sama dengan sebelumnya karena mengedepankan keikutsertaan keluarga dan mencerminkan penerapan 4 pendekatan ketahanan keluarga yaitu reuniting, interacting, empowering dan sharing and caring.

“Gerakan kembali ke meja makan dan gerakan 1821 menjadi kegiatan yang akan digalakan dalam momentum Harganas XXVI tahun 2019” pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close
Close