EKONOMI

Jangan Lupakan Pasar Tradisional

SPOL.Tasikmalaya,- Ketua PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia mengajak masyarakat luas untuk tidak melupakan pasar tradisional sebagai sarana transaksi jual beli. Hal tersebut diungkapkan saat mengunjungi Pasar Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

“Hari ini sedikit berbeda dengan Sarling sebelumnya, karena kunjungan kita dimulai dari pasar. Kami melihat bagaimana pasar Rajapolah ini sudah tertata dengan baik tinggal bagaimana menata infrastrukturnya,” ujarnya saat mengunjingi pasar Rajapolah.

“Tadi (pedagang) kompak sekali, dan ternyata 750 pedagang tergabung dalam paguyuban pedagang untuk memastikan mereka sejahtera,” tambahnya. 

Menurut Atalia, pasar tradisional merupakan penopang utama perekonomian suatu bangsa. Apabila roda ekonomi pedagang pasar tradisional terhambat, maka perekonomian di suatu daerah juga akan terganggu. 

Selain itu, pasar tradisional juga dianggap dapat mengurai kesenjangan ekonomi masyarakat. Pasar tradisional, lanjut Atalia, tak hanya menyangkut perekonomian masyarakat tapi juga budaya tawar-menawar dan interaksi sosial.

“Mudah-mudahan ke depan bisa terus mendorong dan meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke pasar tradisional. Mengingat sekarang banyak orang yang sudah malas datang ke pasar tradisional karena semakin pasar modern dan situs belanja online,” Pungkasnya.

Related Articles

Close
Close