728 x 90


<--!iklan -->

Fahri Hamzah Diminta Kader PKS Agar Dicopot Dari Wakil Ketua DPR

  • Rubrik: Politik
  • 10 Januari 2016 | 06:00 WIB
  • 00442
img

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, membenarkan informasi terkait adanya protes dari kader partai terhadap sikap Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah.

Menurut dia, Fahri dianggap terlalu berpihak kepada mantan Ketua DPR, Setya Novanto, saat kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden terkait kontrak PT Freeport Indonesia.

"Saya tak bicara siapanya, tapi kalau terjadi protes dari kader, ya itu terjadi," kata Mardani. Menurut dia, sebagian kader bahkan mengininkan Fahri dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR.

Mardani mengatakan, jika memang terjadi protes, tiap kader bisa mengutarakannya ke Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) partai.

BPDO menerima tiap keluhan atau protes yang masuk secara terbuka, bahkan tanpa nama pengirim sekalipun. "Nanti biasanya ada pemanggilan, fact finding, baru ada putusannya," katanya.

Dia mengaku tak tahu secara persis seberapa banyak kader yang sudah melayangkan protes pada BPDO. Namun yang jelas, kata dia, sudah ada komunikasi antaranya dirinya dengan Fahri.

"Kami juga menerapkan prinsip cover both side. Kami mau klarifikasikan ini ke Fahri," katanya.

Setelah kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden oleh Setya Novanto, beredar kabar jika PKS akan mencopot Fahri Hamzah karena dianggap terlalu membela bekas Ketua DPR tersebut.

Sebelumnya, Fahri tak membantah ihwal adanya kabar itu. Dia mengaku siap mundur jika memang sudah menjadi keputusan partai.(be/Tempo)