728 x 90


<--!iklan -->

Kubu Ade Komarudin Minta Voting Untuk Putuskan Ketua SC Munas Golkar,

  • Rubrik: Politik
  • 29 Februari 2016 | 15:18 WIB
  • 00350
img

Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Munas Riau, Bambang Soesatyo mengakui ada kebuntuan terkait diusulkannya Nurdin Halid sebagai calon ketua Steering Committee (SC) Munas Partai Golkar mendatang. Dia mengusulkan agar kebuntuan tersebut diselesaikan melalui mekanisme voting.

Bamsoet menegaskan, tak etis bila dirinya hendak mengkritik Nurdin Halid. Sebab mereka dulu sama-sama mengurusi Munas Bali versi Ketua Umum Aburizal Bakrie.

"Saya enggak tahu, kita sih oke-oke aja. Tapi Pak Nurdin kan Timses Idrus, dicek lagi," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/2).

Justru, lanjut Bamsoet yang juga timses Ade Komarudin ini, yang mempersoalkan dan menentang Nurdin jadi calon Ketua SC Munas adalah pengurus-pengurus Golkar versi Munas Ancol.

"Di pihak Ancol kuat, tapi kami di Bali tidak etis. Saya dengar ada beberapa nama (sebagai pengganti Nurdin), ada Rambe, Hajriyanto, Ponco. Kita sih oke-oke saja," tegasnya.

Karena masih belum ada kejelasan, Bamsoet meyakini akan ada perdebatan sengit terutama menyangkut posisi Ketua SC itu. Dia pun mengusulkan agar dilakukan proses voting atas posisi Ketua SC sehingga semua pihak bisa menerima apa pun hasilnya.

"Saya sarankan untuk menembus kebuntuan itu melalui voting, karena itu penting. Jadi masing-masing mengusulkan nama melalui voting," tutup Ketua Komisi III DPR ini.

(fey/merdeka)