728 x 90


<--!iklan -->

Menembak Diusulkan Masuk Cabang Olahraga yang Dipertandingkan di Peparnas

  • Rubrik: Olahraga
  • 25 Oktoberr 2016 | 08:24 WIB
  • 00115
img

BANDUNG - Keseriusan Jawa Barat dalam menggelar Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 memunculkan banyak gagasan dari berbagai pihak untuk memperkokoh bidang olahraga bagi penyandang difabilitas tersebut ke depan.

Gagasan itu di antaranya dilontarkan Kombes Pol Umar Faroq, seorang pejabat tinggi di institusi Kepolisian Daerah Jawa Barat. Dalam helatan Peparnas ini, Umar yang mendapat mandat sebagai Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Peparnas XV/2016, mendorong ditambahnya cabang olahraga menembak untuk kompetisi paralimpian ke depan.

"Menemak kemungkinannya cukup besar. Animo para atlet paralimpian itu juga saya sudah komunikasi  dengan pengurus termasuk dengan Ketua NPC Jabar," ujar Faroq yang menjabat Dir PAM Obvit Polda Jabar ini, melalui sambungan telepon.

Setelah berkonsultasi dengan jajaran terkait, lanjut dia, untuk memasukkan cabor tersebut harus ada rekomendasi dari organisasi yang mewadahi olahraga menembak. Dalam hal ini Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin).

"Tentu harus ada keterlibatan Perbakin untuk men-support, mendukung masuk di cabor paralimpik. Dan, kemampuannya tentu disesuaikan," ujar Faroq.

Sebagai anggota Perbakin, dia merasa sangat terdorong dan siap membantu memasukkan menembak bagi paralimpian. Bahkan jika NPC Jawa Barat membutuhkan pendamping atau instruktur untuk paralimpian, dia siap membantu.

"Kami siap membantu, termasuk dari institusi kepolisian juga siap membantu melatih," ucapnya.