728 x 90


<--!iklan -->

Besok, Ngurulung 2 di Bukit Saung Bambu

  • Rubrik: Budaya
  • 21 Juli 2017 | 20:36 WIB
  • 00529
img

Bandung,-- Angklung merupakan salah satu alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat sunda, dan seiring dengan di tetapkannya angklung sebagai salah satu warisan tak benda dunia, sejumlah upaya terus dilakukan oleh pemerintah maupun komunitas untuk terus melestarikan angklung di tengah masyarakat.

 

“melalui kegiatan ngumpul barudak angklung (ngurulung) yang ke dua ini, kami ingin melestarikan kearifan budaya lokal melalui pelatihan kepada para pelatih angklung” Ujar Owner Bukit Saung Bambu, Euis Sri Maryani kepada wartawan di sela sela persiapan ngurulung 2 di Bukit Saung Bambu, Jumat (21/7).

 

Euis menambahkan, acara yang berlangsung pada sabtu 22 Juli 2017 ini, selain di isi dengan Focus Group Discussion para pelatih angklung, juga ada sesi khusus tentang terapi angklung untuk siswa berkebutuhan khusus disamping tentunya mengangkat potensi kuliner lokal seperti kopi khas jawa barat maupun makanan khas seperti peyeum cimenyan.

 

“Saya berkeinginan tempat ini nantinya ke depan bisa memfasilitasi mereka, menjadi wadah dan imah bagi seniman, tidak hanya angklung tapi juga aktifitas lainnya seperti tari jaipong ataupun pencak silat” Pungkasnya. (den)