728 x 90


<--!iklan -->

Polda Jabar Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Video Porno

  • Rubrik: Hukum
  • 08 Januari 2018 | 13:20 WIB
  • 00159
img

Bandung - Kepolisian Daerah Jawa Barat  mengungkap sedikitnya tujuh orang yang terlibat dalam video porno yang melibatkan anak kecil dan perempuan dewasa. Dari ketujuh orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu, 6 diantaranya sudah ditahan oleh penyidik Polda Jabar.

Mereka ditahan di Mapolda Jabar setelah dibekuk oleh tim gabungan Direskrimum, Direskrimsus Polda Jabar dan Satreskrim Polrestabes Bandung di sejumlah tempat di Kota Bandung. Sedangkan satu orang tersangka lainya masuk daftar pencarian orang (DPO).

Eenam orang tersangka yang ditahan tersebut adalah pria berinisial MF yang berperan sebagai pengambil rekaman video dan menjual video tersebut.
SM alias Cici yang berperan sebagai perekrut perempuan, A alias Intan selaku perekrut anak sekaligus pemeran wanita dalam video‎, IO alias Imel selaku perekrut anak dan pemeran wanita dalam video, dan S selaku orang tua anak berinisial D (7) dan orang tua bernama H, ibu dari anak berinisial Sp (11).

"Dalam kasus ini, tiga anak terlibat dan statusnya sebagai korban berinisial D (9), Sp (11) dan Rd (9)," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (8/1).

Ia menjelaskan, dari keterangan para tersangka, diakui bahwa pengambilan gambar video tersebut dilakukan di dua hotel di Kota Bandung, antara April dan Mei 2017 yang kedua direkam pada Agustus. 

"Benar video itu direkam di Bandung, di dua hotel M dan I. Direkam antara April dan Mei 2017 yang kedua direkam pada Agustus," katanya.

Sedangkan satu tersangka yang masih DPO, kata Kapolda, adalah seorang wanita bernama  Ismi.

"Dalam kasus ini ada dua ibu yang membiarkan dan menyuruh anaknya beradegan porno," kata Kapolda.

Para pelaku dijerat Pasal 81 ayat 2 ‎ Undang-undang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara serta denda maksimal Rp 300 juta.