728 x 90


<--!iklan -->

KPU Jabar Siap Luncurkan Aplikasi Pilgub Jabar

  • Rubrik: Politik
  • 17 Januari 2018 | 07:30 WIB
  • 00140
img
Komisioner KPU Jabar Divisi Program, Ferdhiman Bariguna menyatakan pihaknya dalam waktu dekat mengoperasikan aplikasi canggih untuk Pilgub 2018. Aplikasi tipe Geographic Information System (GIS) tersebut berbasis TPS.

BANDUNG,-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat siap mengoperasikan aplikasi canggih untuk Pilgub 2018. Aplikasi tipe Geographic Information System (GIS) tersebut berbasis TPS.

 

Komisioner KPU Jabar Divisi Program, Ferdhiman Bariguna menyebut pihaknya dalam waktu dekat akan mengimplementasinya karena aplikasi yang dikerjasamakan dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut sudah hampir rampung.

 

“Progresnya cukup menggembirakan. Sisanya tinggal pembenahan dan penyempurnaan,” kata Ferdhiman Bariguna di sela-sela kegiatan di Gedung CRCS lt. 2 Kampus ITB, Jalan Ganesha, Bandung, Selasa (16/1/2018).

 

Hal itu mengemuka dalam kegiatan pelatihan dan input data user kab/kota, PPK, PPS, PPDP aplikasi pemutakhiran data kabupaten/kota se-Jawa Barat yang digelar Minggu dan Senin (14-15/01/2018) lalu. Pelatihan menghadirkan perwakilan 4 orang dari 27 kab/kota. Yakni komisioner 1 orang, Kasubag Program dan Data 1 orang serta operator program dan data 2 orang.

 

Ferdhiman menambahkan, kegiatan selama dua hari tersebut merupakan salah satu tahapan penting. Yakni memasukkan nama akun seluruh penyelenggara ke dalam sistem. Mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), KPPS dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“Setelah semua masuk sistem, maka kami tinggal menyerahkan akun tersebut ke masing-masing penyelenggara,” tambah Ferdhiman.

 

Selanjutnya, masing-masing penyelenggara akan mengunggah data-data dari TPS di daerah masing-masing. Seperti alamat TPS, jumlah pemilih di TPS tersebut, sebaran TPS, nama-nama penyelenggara, hingga bisa mengirimkan foto TPS tersebut. Nantinya, aplikasi tersebut juga akan digabung dengan si Coklit maps.

 

Soal kendala, aplikasi GIS tersebut tidak terlalu menemui masalah berat. Kendala yang muncul hanya persoalan ketika ada penyelenggara yang tiba-tiba mundur ketika namanya sudah dimasukkan dalam sistem. Alhasil, prosesnya penggantian harus segera dilakukan.

 

Dengan aplikasi GIS tersebut, Ferdhiman berharap masyrakat bisa mendapatkan informasi banyak hal terkait penyelenggaraan Pilgub Jawa Barat 2018. Termasuk ketika masyarakat ingin mengetahui lokasi TPS tempatnya mencoblos.