728 x 90


<--!iklan -->

Pertahana Ikut Pilkada 2018, 7 Kabupaten/Kota di Jabar Butuh Plt

  • Rubrik: Politik
  • 18 Januari 2018 | 14:23 WIB
  • 00169
img
Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa menjelaskan kepada wartawan usai rapat desk Pilkada di Gedung Sate Kamis (18/01/2018). Menurut Iwa, ada 19 orang petahana kepala daerah dari 9 kabupaten dan 6 kota di Jawa Barat yang mencalonkan diri pada pilkada serempak 2018.

Bandung,- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menerima surat cuti bupati/wali kota yang menjadi peserta pilkada serentak. Ketua Desk Pilkada Kabupaten Kuningan, Yosep Setiawan menyerahkan secara simbolis surat cuti kepada gubernur dalam rapat Desk Pilkada Pemprov Jawa Barat, Kamis (18/1/2018).

 

Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan ada 19 orang petahana dari 9 kabupaten dan 6 kota di Jawa Barat yang mencalonkan diri pada pilkada serempak 2018.

 

"Sebanyak delapan bupati yang menjadi peserta Pilkada yaitu Bupati Tasikmalaya, Kuningan, Subang, Garut, Cirebon, Sumedang, Ciamis dan Purwakarta," ujar Iwa Karniwa kepada wartawan, Kamis (18/1/2018).

 

Selain itu ada tiga wakil bupati yaitu Wakil Bupati Garut, Majalengka dan Ciamis. Lima walikota yaitu Walikota Cirebon, Banjar, Bogor, Bekasi dan Bandung. Tiga wakil walikota yaitu Wakil Walikota Bekasi, Sukabumi dan Bandung.

 

"Dari jumlah tersebut akan ada tujuh kabupaten/kota membutuhkan Pelaksana Tugas (Plt) yang berasal dari pejabat tinggi pratama Pemprov atau Kemendagri," tambah Iwa Karniwa.

 

Ketujuh daerah tersebut adalah Kota Cirebon, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut, Kota bekasi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Ciamis, dan Kota Bandung.

 

Sedangkan delapan daerah lainnya tidak memerlukan Plt karena hanya bupati/wali kota atau wakilnya saja yang mencalonkan.

 

Bagi ASN yang menjadi peserta Pilkada diwajibkan mengundurkan diri. Selain itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten/Kota yang mencalonkan sebagai bakal calon kepala daerah juga harus mengundurkan diri.

 

"Terdapat dua anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan 13 DPRD kabupaten/kota, sembilan diantaranya pimpinan DPRD yang mencalonkan diri," ujarnya.

 

Para kandidat pilkada 2018 mulai cuti dan mengundurkan diri sejak penetapan calon kepala daerah tanggal 12 Februari 2018 mendatang.(*)