728 x 90


<--!iklan -->

Miliki Gedung Baru, BPRS HIK Parahyangan Targetkan Penetrasi Pasar

img
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Grand opening Gedung Bumi HIK Parahyangan, BPRS HIK Parahyangan, di Jl Percobaan Cileunyi Kab. Bandung. Acara tersebut juga dihadiri mantan menteri keuangan Fuad Bawazir, Ketua OJK Regional 2 Jawa Barat, Sarwono, Wakil BI Bandung, Wakil Bupati Bandung H Gungun Gunawan, komisaris, direksi, DPS Group HIK, dan direksi BPRS se-Indonesia, dan pimpinan bank syariah di Jawa Barat.
 
Dalam sambutannya, Dirut BPRS HIK Parahyangan, H. Toto Suharto mengatakan, pihaknya bukan saja hanya menyalurkan pembiayaan, tapi juga turut melaksanakan pembinaan, pengembangan dan bantuan pola keuangan, termasuk pendampingan operasional para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM).
 
Menurut dia, keberadaan lembaga keuangan akan berpengaruh positif bagi peningkatan perekonomian satu wilayah, dimana Kabupaten Bandung yang saat ini berpenduduk sebanyak 3,6 juta yang mayoritas muslim, akan sangat terbantu dengan berbagai produk perbankan syariah yang semakin beragam dan menguntungkan kedua belah pihak.
 
"Pembiayaan yang ditawarkan oleh perbankan syariah diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam mengatasi permasalahan permodalan yang dihadapi oleh para UKM dan UMKM. Sistem bagi hasil juga bisa menjadi solusi terhadap tingginya tingkat suku bunga, sehingga masyarakat tidak perlu lagi khawatir jika dirinya terlilit utang, karena tidak bisa membayar bunga," tegas dia.
 
Lebih jauh Toto memaparkan, sektor UMKM memiliki ketahanan bisnis lebih kuat jika dibandigkan sengan sektor lainnya. Ini, menurut dia, merupakan peluang bagi perbankan syariah untuk mengembangkan pangsa pasar dan kreatifitasnya dalam menarik nasabah.
 
"Kami sangat berharap, BPRS HIK Parahyangan dapat sinergi bersama-sama para UMKM meningkatkan perekonomian, termasuk meningkatkan kualitas dan perbaikan-perbaikan sistem perekonomian yang lebih baik," pungkasnya. (ans)