728 x 90


<--!iklan -->

Maung Institute: Tangkap Dalang Teroris

  • Rubrik: Politik
  • 14 Mei 2018 | 12:10 WIB
  • 00032
img

BANDUNG - MAsyarakat Unggul (Maung) Institute Bandung, menyatakan mengecam segala bentuk aksi kekerasan yang bertujuan menebarkan teror di bumi pertiwi.  Hal tersebut ditegaskan menyusul terjadinya sejumlah ledakan yang terjadi di sejumlah tempat di Surabaya Jawa Timur, hingga mengakibatkan belasan korban meninggal dunia dan puluhan lainnya menderita luka-luka.
 

Terjadinya aksi bom bunuh diri, memicu terjadinya berbagai analisis dan tafsir atas terjadinya aksi aksi terorisme di Indonesia. Mulai dugaan dilakukan oleh jaringan radikal, kelompok Radikal ISIS, Operasi Intelejen, bahkan dugaan dibuat sendiri oleh pemerintah untuk tujuan politik.

 

“Namun apapun itu pernyataannya, telah menimbulkan praduga dan fitnah-fitnah,” tegas Ketua Maung Institute, M Rizal Fadillah.

 

Karenanya, tambah dia, Masyarakat Unggul (MAUNG) Insitutute  Bandung meminta sekaligus mendesak tiga hal yakni, segera bentuk Tim  Pencari Fakta Independen yang menyelidiki sejauh mana aksi aksi terorisme ini murni atau rekayasa.

 

Lalu kedua, kata Rizal, proses hukum teroris yang tertangkap secara terbuka, sehingga dapat dinilai rangkaian kerja dan agenda jaringan.Pengadilan adalah tempat terbaik untuk penilaian dari aspek hukum hingga spektrum politik


“Dan yang terakhir, buktikan kehebatan POLRI dibantu TNI dengan alat kelengkapannya untuk menangkap SATU saja dalang dari operasi aksi terorisme. Karena semua tahu bahwa tak ada aksi yang berdiri sendiri,”paparnya.

 

Sementara itu, sekretaris Maung insntiute menambahkan, Terorisme bukan saja diprihatinkan atau dikutuk, tapi kiranya bisa diselesaikan dengan langkah sosial, hukum, dan politik.

 

“Semoga teror teror selama ini bukan bagian dari 'main main' yang membahayakan,” ungkap Harry seraya berharap. ***