728 x 90


<--!iklan -->

MES Kota Bandung Ajak Masyarakat Untuk Tidak Golput

  • Rubrik: Politik
  • 31 Mei 2018 | 19:55 WIB
  • 00066
img

Bandung,-- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 pada 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merangkul berbagai organisasi masyarakat, salah satunya adalah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Perkumpulan Masyarakat Pemilih Independen (Pemilih) untuk mensosialisasikan partisipasi masyarakat untuk memberikan hak suaranya.

 

Ketua Bidang Organisasi Pemili, Ahmad Suwardi, mengatakan memilih pemimpin dalam pandangan Islam merupakan hal yang perlu, sehingga dengan berpartisipsi memberikan suara dalam pilkada nanti, menunjukan bahwa umat itu peduli serta bertanggung jawab.

 

“Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moral sebagai umat dalam ikut serta menata wilayah” Terang suwardi kepada wartawan disela sela kegiatan ngobrl politik “Hayu ka TPS” di Kampus STEBI Al JABAR  Jalanl.Batik Halus Bandung, Kamis (31/05/2018)

 

Secara umum, imbuhnya,  manusia diberi tanggungjawab mengelola dunia sesuai dengan kapasitasnya, termasuk memilih, dan itu salah satu yg harus dilakukan. “Hal ini perlu dilakukan supaya dalam pilihan nanti menambah peluang terpilihnya orang baik untuk memimpin," tuturnya.

 

Suwardi menambahkan, dalam Alqur’an manusia dilarang untuk membuat kerusakan di muka bumi. Salah satunya untuk mencegah kerusakan tersebut ialah dengan tidak bersikap apatis. "Dalam konsepsi Islam golput identik dengn orang yang tidak bertanggungjawab," Pungkasnya.

 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua MES Kota Bandung, Harry Maksum mengatakan,

Golput pada dasarnya tidak menggunakan hak pilih dalam pemilihan kepala daerah atau persiden, sehingga hak suara yang seharusnya tersalurkan menjadi terbuang sia-sia. Hal itu, bukan saja akan merugikan diri sendiri, tetapi juga bisa jadi akan merugikan orang lain.

“masyarakat dihimbau untuk  menyalurkan hak pilihnya sebagai bentuk rasa tanggungjawab untuk membangun daerahnya dimulai dari memilih pemimpin lima tahun mendatang” Pungkasnya. (dens)