728 x 90


<--!iklan -->

Maung Institue: Presiden Harus Pecat Yahya Staqouf!

  • Rubrik: Politik
  • 18 Juni 2018 | 09:04 WIB
  • 00038
img

BANDUNG - Masyarakat Unggul (Maung) Institute Bandung menilai kunjungan dan kegiatan Watimpres dan Sekjen PB NU  Yahya Staqouf ke Israel sebagai pembicara yang isinya lebih pada membangun persahabatan dengan Yahudi dan negara Israel, adalah perbuatan yang sangat menyakitkan umat Islam Indonesia. Ketua Maung Institute, M Rizal Fadillah   menegaskan, sebagai Watimpres, meski personal, terbangun imej dunia bahwa ini bagian kebijakan Pemerintahan Jokowi.

 

Maung institute melalui keterangan pers yang diterima redaksi swarapublik menegaskan, pihaknya mendesak  Presiden, segera mencopot Yahya Staqouf dari jabatan sebagai Watimpres sebab langkahnya telah menodai Pemerintah Indonesia yang sangat mendukung perjuangan bangsa Palestina.

 

Selain itu, Presiden harus meminta maaf kepada rakyat Indonesia atas perbuatan salah dan membahayakan anggota Watimpres yang diangkatnya.

 

“Atas ungkapan yang menistakan Al Qur'an dengan menempatkan hanya sebagai 'dokumen sejarah', 'ayat yang berubah tergantung situasi' dan lainnya, maka aparat penegak hukum memproses perbuatan pidana ini. Meski tanpa pengaduan masyarakat, karena delik penodaan bukan delik aduan,”tegas Rizal.

 

Sementara itu, Sekretaris Maung Institute, Harry Maksum menampahkan, selain beberapa poin di atas, pihaknya juga mengecam pula berbagai statemen Yahya Staqouf yang menilai pengembangan Islam negatif, seperti Islam yang dikembangka Arab dahulu sebagai penaklukan bahkan penjajahan.

 

“Kiranya langkah penghianatan bangsa dan umat Islam ini harus mendapat sanksi sosial, politik, dan hukum agar martabat bangsa Indonesia dapat pulih kembali,” pungkas dia.***