OLAHRAGA

Mario Gomez: Persib Siap Balas Kekalahan

SPOL | BANDUNG – Posisinya berada di bawah Persib, Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez menyebutkan Persija Jakarta harus mengkhawatirkan Persib Bandung. Pada pekan ke-23 Liga 1 2018, skuat Maung Bandung akan menjamu tim berjuluk Macan Kemayoran itu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018).

Saat ini Persib sendiri jauh memimpin pemuncak klasemen sementara Liga 1 2018 dengan total raihan 41 poin. Sedangkan Persija sendiri saat ini ada diperingkat kelima dengan raihan 36 poin.

Pada pertemuan pertama Persib dengan Persija di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta di putaran pertama, Persib memang berhasil ditundukkan Persija dengan skor 0-1. Gomez tak menampik jika permainan Persija bagus. Namun, dia memastikan pihaknya tak memikirkan lawannya nanti.

“Yes mereka main bagus. Tapi mereka ada dibawah kita dan kita di puncak. Mereka yang harusnya khawatirkan kita. Kita tidak memikirkan dia,” kata Gomez kepada wartawan, Sabtu (22/9/2018).

Di kompetisi Liga 1 2018 ini, Persija sendiri tercatat menjadi tim kedua setelah Persib yang jarang kebobolan. Dari 22 pertandingan yang sudah mereka jalani, mereka baru kebobolan 22 kali. Sedangkan Persib sendiri saat ini baru kebobolan 19 kali.

Ditanya mengenai hal itu, Gomez mengaku tidak tahu tentang hal tersebut. Dikatakannya pertandingan adalah pertandingan. Disebutkannya dia ingat ketika Persib banyak kebobolan tapi akhirnya pasukannya bisa membuat gol yanga lebih banyak juga.

“Kalian tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Sebab setiap game berbeda. Mungkin mereka bisa atau tidak, tergantung,” sebutnya.

Panasnya rivalitas antara kedua tim dan kelompok suporter masing-masing tim membuat laga Persib kontra Persija disebut-sebut sebagai laga el classico Indonesia. Gomez pun tak memungkirinya.

Sebagai pelatih yang pernah melatih klub besar disejumlah negara, Gomez mengatakan jika dirinya sudah banyak melalui banyak laga el classico, baik di Italia Argentina maupun di Spanyol. Sehingga el classico Persib lawan Persija bukanlah hal baru baginya.

“Saya ingat kita kalah lawan Persija (diputaran pertama) dan kita ingin membalasnya disini. Setiap sepakbola pasti menginginkan kemenangan. Dan besok kita balas itu,” tegasnya.

Menurut pelatih asal Argentina ini, laga el classico itu adalah untuk pemain yang memiliki karakter. Baginya bermain dimanapun seborang pemain harus punya karakter, Sebab persiapan menghadapi el classico itu selalu berbeda.

“Saya juga mau berterima kasih pada Gubernur Jawa Barat karena dia selalu mendukung Persib, dalam setiap game juga untuk club dan pemain juga bobotoh. Saya juga berterima kasih pada manajer Persib, Umuh Muchtar yang selalu deket sama kita (tim),” pungkasnya. (Ely)

SWARAPUBLIK | PERSIB

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close