POILITIK

Menteri Amran Ikut Ajak Media Pantau Pengadaan Dan Penggunaan Alsintan

SPOL. Tidak hanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga mengajak media memantau pengadaan dan penggunaan alat dan mesin pertanian yang tersebar di seluruh Tanah Air.

“Alsintan yang dibagikan kepada petani itu adalah dasar permintaan dari kelompok tani di masing-masing daerah melalui dinas kabupaten dan provinsi. Seluruh tendernya dilakukan di provinsi,” ujar Amran saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (25/9).

Meski demikian, dia mengajak seluruh elemen masyarakat memantau pengadaan tersebut. Bila ada pejabat di lingkungan Kementan yang korupsi atau menerima suap dari proyek tersebut maka sanksi tegas berupa pemecatan siap diberikan oleh Amran.

“Jadi kementerian sifatnya hanya memfasilitasi Alsintan yang diminta oleh kelompok tani. Namun bila ada staf dan pejabat Kementan yang coba main-main laporkan saya,” jelasnya.

Sanksi tegas tersebut kata Amran akan diberikan tanpa menunggu proses yang lama. Kebijakan tersebut menurutnya diambil untuk petani agar lebih maju dan sejahtera.

Tidak hanya itu, Amran juga mencibir sikap segelintir oknum yang kerap menjadikan petani sebagai konsumsi politik. Dia mengaku tidak peduli dengan gempuran yang dilakukan para mafia pangan lewat berbagai isu negatif.

“Yang penting urusan kita (Kementan) itu produksi. Kalau urusan produksi tanya kita,” katanya.

“Jadi janganlah urusan petani dibawa ke ranah politik, kasian petani,” pungkas Amran menambahkan. [rus]



Sumber: RAKYAT MERDEKA

Related Articles

Close
Close