EKONOMI

Bantu Korban Palu, Pindad Kirim Alat Berat

SPOL, Untuk mendukung pemulihan pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Pali Sulawesi Tengah, Pindad mengirimkan bantuan berupa 1 Unit Ekskavator. Sebelumnya sudah ada 1 unit excava 200 produksi 2017 milik dirjen SDA dan 3 Unit milik Binamarga kementrian PUPR yang dikirim kewilayan terdampak bencana gempa bumi dan tsunami tersebut.

Direktur Utama, Abraham Mose mengungkapkan bela sungkawa dan keprihatinan yang mendalam terhadap korban bencana gempa dan tsunami.

“Kami turut prihatin dan berduka atas gempa yang terjadi di Sulteng. Melihat saudara-saudara kami kehilangan tempat berlindung, harta benda dan sanak saudara, menggugah rasa kepedulian dan  kemanusiaan kami, ingin rasanya hadir dan berbagi duka bersama. Tak henti kami panjatkan doa untuk saudara kami di Sulteng, kiranya Allah SWT memberikan perlindungan, kesabaran dan keikhlasan bagi saudara kami di Sulteng,” ujar Abraham dalam keterangan resminya, Bandung, (9/10)

Pengiriman ekskavator buatan Pindad ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dan   wujud BUMN hadir untuk negeri untuk mendukung pemulihan pasca bencana.

“Pengiriman 1 unit Excava 200 ke Palu ini merupakan bukti bakti BUMN hadir untuk negeri. Kami berharap dengan hadirnya Excava 200 di Palu dapat sedikit meringankan dan mendukung kerja tim tanggap darurat dalam proses pemulihan pasca bencana,” Pungkasnya. Abraham.

Ekskavator berbobot 21,7 ton ini telah terserap oleh pasar, dibeli oleh Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Pemda DKI, PT Barata dan Pertambangan swasta. Excava 200 memiliki kapasitas produksi 1 unit per hari, berukuran Panjang 9,542 m, Lebar 2,895 m dan Tinggi 3,193 m. Excava 200 hingga saat ini telah terjual sebanyak 227 unit. Pada tahun 2016 telah terjual sebanyak 27 unit, tahun 2017 130 unit dan sampai bulan September 2018 telah terjual 70 unit. Ekskavator buatan dalam negeri ini diproyeksikan terjual 130 unit hingga akhir tahun 2018. (denny)

Related Articles

Close
Close