OLAHRAGA

Persib Terus Asah Finishing Touch

SPOL | BANDUNG – Masih belum bisa diperkuat dua striker andalannya, Persib Bandung terus asah finishing touch. Hal itu terlihat dari menu latihan yang diberikan pelatih Persib, Mario Gomez kepada pasukannya pada saat menggelar latihan perdananya di Papua, Kamis (11/10/2018) sore.

Pada sesi latihan yang berlangsung di Lapangan Argapura, Jayapura, Papua tersebut, Gomez memfokuskan latihan pada sentuhan bola dan penyelesaian akhir. Tak hanya itu, koordinasi lini pertahanan juga menjadi salah satu menu dalam latihan yang digelar pukul 16.00 WIT ini atau pukul 14.00 WIB tersebut.

Mengenai hal itu Gomez menjelaskan menu latihan yang diberikan itu bukan sebagai hasil evaluasi pertandingan sebelumnya. Seperti diketahui tanpa EZechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman timnya kesulitan utnuk mencetak gol. Alhasil pada laga pekan ke-24 itu Persib pun berhasil dikalahkan Madura United dengan skor 1-2.

Sebenarnya Persib sendiri memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Sayangnya peluang itu masih belum bisa diselesaikan dengan baik.

“Bukan (evaluasi utama). Hanya saja itu karena kami sebagai salah satu tim yang berada di paling atas, Persib Bandung tidak boleh melakukan kesalahan. Baik itu saat menyerang atau pun bertahan. Itu penting,” kata Gomez, Kamis (11/10/2018).

Pelatih berdarah Argentina ini menyebutkan melakukan kesalahan itu memang hal biasa, tetapi bukan kesalahan besar. Karena jika itu terjadi bisa mengakibatkan tim kalah dalam pertandingan.

“Kesalahan yang normal itu biasa, tapi bukan kesalahan yang besar karena itu bisa membuat kami kalah dalam pertandingan. Tapi bukan hanya di pertahanan tapi juga di penyerangan,” tegasnya.

Setelah menjalani latihan perdananya di lapangan, rencananya Supardi dan kawan-kawan akan menjalani latihan di Pantai besok, Jumat (12/10/2018).

“Besok kami akan latihan pagi di pantai dan mungkin kami bisa sedikit bermain sepakbola disana. Sabtu mungkin baru kami mulai berlatih di lapangan,” pungkasnya. (Ely)

SWARAPUBLIK | PERSIB

Related Articles

Close
Close