POILITIK

Premium Mendadak Batal Naik, Komisi VII Akan Panggil Menteri ESDM

SPOL. Komisi VII DPR yang membidangi energi kaget tiba-tiba pemerintah melalui Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral, Iganisius Jonan mengumumkan rencana menaikkan harga BBM jenis premium. Meski akhirnya batal.

“Pengumuman ini cukup mengagetkan karena tidak ada rumor atau tanda-tanda sebelumnya. Namun hanya dalam tempo kurang dari satu jam, juga oleh Menteri Jonan diumumkan pembatalan kebijakan penaikan harga premium,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR, M. Ridwan Hisjam dalam keterangannya, Jumat (12/10).

Sikap plin-plan pemerintah ini, lanjut Ridwan, justru akan menjadi catatan bagi Komisi VII. Apalagi, mengingat Pertamina dalam dua tahun terakhir mengalami defisit besar dalam penjualan Premium.

“Dalam beberapa kali RDP dan Raker antara pemerintah dengan Komisi VII DPR, pemerintah selalu memberikan alasan alasan terkait kebijakan untuk tidak menaikkan harga premium selaku BBM khusus penugasan non subsidi,” terangnya.

Menurut dia, walaupun kebijakan menaikkan harga premium dibatalkan tetapi publik dapat menilai bahwa ada sesuatu di baliknya.

“Ketika mengumumkan penaikan, Jonan menyampaikan alasan, demikian pula ketika mengumumkan penurunan juga disertai alasan. Tetapi karena jarak waktu antara kedua pengumuman itu yang sangat berdekatan, membuat publik pasti akan bertanya-tanya. Apalagi situasi politik semakin eskalatif,” terang politisi senior Golkar ini.

Untuk itulah, lanjut Ridwan, sangat penting Komisi VII DPR RI sebagai lembaga yang membawa aspirasi rakyat dan mengawasi kebijakan pemerintah untuk memanggil pemerintah dalam hal ini Menteri ESDM guna menjelaskan secara komprehensif hal tersebut.[wid]



Sumber: RAKYAT MERDEKA

Related Articles

Close
Close