EKONOMI

Bidik Pasar Muslim, Rabbani Buka Outlet Rabbani For Men

SPOL. Bandung,– Untuk tetap mempertahankan performa perusahaan, ditengah kondisi perekonomina yang tidak terlalu baik, brand busana muslim rabbani membuat strategi bisnis baru dengan harapan dapat meningkatkan kelesuan penjualan.

“Pasar pakaian jadi (fasion) saat ini tidak terlalu ramai karena selain bahan baku impor yang mahal karena rupiah masih terdeprisiasi juga daya beli masyarakat yang menurun sehingga diperlukan stretegi baru” Ungkap General Manager Marketing Rabbani, Ridwanul Karim kepada wartawan dalam acara Launcing Rabbani for Men akhir pekan lalu.

Secara umum, sambungnya, trend penjualan memang sempat menurun namun pertumbuhan bisnis rabbani masih terjadi. Ridawan mengaku jika sebelumnya pertumbuhan sebesar dua hingga tiga digit, namun saat ini untuk mendapatkan pertumbuhan dua digit itu dibutukan usaha ekstra tidak bisa lagi mengandalkan outlet sebagai jalur distribusi.

“jadi selain outlet, kami juga mengejar komunitas, instansi pemerintah dan perusahaan lain. Intinya harus bergerak kerena kalo engga maka target sulit tercapai” tegasnya.

Ridwan menambahkan, ke depan lini produk yang dulunya dominasi produk muslimah 70 : 30 kini bergeser menjada 60 : 40. Hal ini, sambungnya untuk mengakomodir kebutuhan outlet khusus laki laki seperti usulan dari konsumen yang rata rata kesulitan untuk mencari produk khusus laki laki di outlet rabbani.

“karena itulah kami membuka rabbani for men yang berawal di Jakarta, bandung dan Palembang untuk menjawab kebutuhan tersebut” terangnya.

Ridwan mengaku menggandeng sejumlah komunitas untuk mendongkar penjualan, salah satunya adalah komunitas biker untuk memunculkan citra maskulin, apalagi, sambungnya, saat ini muncul sejumlah komunitas bikers hijrah.

“di rabbani for men ini dapat di jumpai berbagai produk untuk laki laki seperti kameja koko (kemko), sabuk, tas, dompet, kau hingga celana untuk dewasa maupun anak anak” punkasnya. (denny)

Related Articles

Close
Close