POILITIK

Terjadi Pergeseran Entitas Media Di Abad 21

SPOL. Memasuki abad 21 yang ditandai dengan cepatnya arus informasi dan teknologi membuat entitas media saat ini mengalami pergeseran sebagai pilar keempat demokrasi.

Demikian dikatakan pengamat politik Boni Hargens dalam diskusi publik bertajuk “Menjaga Independensi Media Jelang Pilpres 2019” di komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (8/11).

“Perdebatan di akhir abad 20 itu kan media sebagai pilar keempat atau sebagai bagian dari pilar ketiga dari demokrasi dan masuk abad 21 ini saya kira ada pergeseran,” kata Boni.

Ketika media menjadi kekuatan keempat di dalam demokrasi, lanjut Boni, justru menjadi entitas yang jamak dan terjadi perluasan internal di dalam tubuh media.

“Hal itu ditandai dengan kebangkitan media sosial dengan berbagai macam variannya,” ungkapnya.

Menurut Boni, kemunculan media sosial ini tidak bisa dibendung seiring dengan pesatnya teknologi komunikasi dan informasi.

“Ini membawa dampak yang sangat serius dan langsung terhadap praktik demokrasi kita secara keseluruhan, termasuk terhadap praktik sosial dan dimensi lainnya,” tuturnya.

Sehingga, tambah Boni, proses tersebut membawa hal yang sangat rumit dalam berjalannya demokrasi di Indonesia saat ini.

Terutama ketika dihadapkan dengan persoalan banyaknya pemain politik yang juga sebagai pemilik media sehingga media-media mainstream kehilangan kepercayaan publik.

“Di sini kita berhadapan di persimpangan yang rumit, karena cabang yang banyak, kita nggak tahu ke mana kita harus berjalan,” pungkasnya. [lov]



Sumber: RAKYAT MERDEKA

Related Articles

Close
Close