POILITIK

Ketua MPR Ajak Rakyat Jaga Warisan Pendiri Bangsa

SPOL. Demokrasi dan Pancasila merupakan buah dari pemikiran visioner para pendiri bangsa. Rakyat Indonesia harus berbangga dengan pemikiran itu, karena masih relevan dalam menjaga keutuhan bangsa.

Begitu kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) saat memberi sambutan dalam acara Milad Satu Abad Wanita Syarikat Islam (WSI), di Gedung Nusantara V,  Senayan, Jakarta, Jumat (7/12).

Dia menjelaskan bahwa bangsa Indonesia melalui Bung Karno telah membicarakan demokrasi dan pada tanggal 1 Juni 1945 sudah membicarakan Pancasila dan sudah membicarakan keadilan sosial. Bung Hatta dulu sudah membicarakan soal negara kesejahteraan (welfare state).

“Jadi sudah lama sekali bahkan sebelum negara-negara lain kepikiran, para pendiri bangsa kita sudah memikirkan, membicarakan dan merumuskannya dan luar biasanya lagi tetap relevan hingga saat ini, bayangkan itu,” ungkap ketua umum PAN itu.

Dengan demikian, sambungnya, tidak ada alasan bagi anak bangsa untuk berpecah belah hanya karena masalah perbedaan politik, khususnya jelang Pemilu Serentak 2019. Seperti, menyudutkan umat Islam jika ada aksi dan pemahaman radikal. 

Faktanya,  umat Islam dan para ulama adalah salah satu elemen utama bangsa yang sangat penting dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia.

“Misalnya, keluar fatwa jihad melawan penjajah oleh KH. Hasyim Asyari, pekikan tauhid Bung Tomo yang mengobarkan semangat melawan penjajah. Dan dalam politik ada Mohammad Natsir dengan mosi integralnya yang menyatukan Indonesia dalam wadah NKRI,” tegas Zulkifli.

“Untuk itu, saya mengajak marilah kita semua menjaga warisan-warisan para pendiri bangsa kita itu yakni Pancasila dan nilai-nilai luhur lainnya. Sebab , di tahun politik yang sengit ini hal tersebut sangat penting menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa,” tutupnya. [ian]



Sumber: RAKYAT MERDEKA

Related Articles

Close
Close