EKONOMI

17 Kabupaten Indonesia Tengah Kini Bisa Nikmati Jaringan 4G

SPOL.Morotai,- Rampungnya proyek Palapa Ring Paket Tengah yang menghubungkan 17 kota/kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara membuat masyrakat di wilayah tersebut kini bisa menikmati jaringan 4G.

Adapun Commercial Operation Date (COD) Palapa Ring Paket Tengah ini beroperasi pertanggal 21 Desember 2018 dengan ditandai penerimaan fasilitas proyek Palapa Ring Paket Tengah oleh Direktur Utama Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif pada Jumat (12/12/2018) lalu.

Terkait dengan hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengungkapkan bahwa operator kebanyakan fokus pada daerah yang fisible secara bisnis. Sedangkan BAKTI fokus pada daerah yang tisak fisible secara bisnis.

“Ini menunjukan saling melengkapi antara operator dengan BAKTI” Ujar Rudiantara seusai menjajal video call saat melakukan kunjungan kerja di Ternate dan Morotai. Rabu (2/1/2019)

Rudi menjelaskan bahwa BAKTI memiliki otoritas untuk membangun infrastruktur telekomunikasi di 122 kabupatan yang tidak fisibel secara bisnis. “Ini agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Len Telekomunikasi Indonesia, R.W. Pantja Gelora mengatakan dengan beroperasinya Palapa Ring Paket Tengah, 17 kota dan kabupaten di Indonesia Bagian Tengah dapat segera menikmati jaringan pita lebar. “Ini merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan Nawacita ke-3.” terangnya.

Proyek ini, sambungnya, menggunakan skema availability payment, yaitu pemerintah atau Kominfo baru memulai pembayaran penggantian modal milik investor dalam proyek itu setelah proyek beroperasi.

Lebih jauh Pantja mengungkapkan palapa ring paket tengah ini sudah diminati okeh 22 perusahaan operator telekomunikasi, antara lain Telkom,Telkomsel dan Moratelindo.

“Terdapat lima ruas dengan dua di antaranya yang tidak terhubung dengan kabel laut. Sebelumnya, uji coba telah dilakukan per bagian ruas maupun secara keseluruhan ruas”

Pantja menambahkan, Proyek Palapa Ring Paket Tengah senilai sekitar Rp1,38 triliun. Dimana saat ini telah menghubungkan 1.326,22 Km kabel darat dan 1.787,06 Km lebih panjang dari rencana pembangunan, melalui 17 kabupaten di Indonesia Bagian Tengah, yakni di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

“Terimakasih juga kepada PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero), serta BNI, IIF dan SMI selaku landers yang selalu mendukung kita selama ini,” Pungkasnya. (Denny)

Related Articles

Close
Close