POILITIK

Gerakan Rompi Kuning Belum Redup, 32 Ribu Orang Turun Ke Jalanan

SPOL. Ribuan demonstran anti-pemerintah yang menggaungkan nama gerakan rompi kuning masih melanjutkan aksi mereka di akhir pekan ini. Mereka melakukan aksi dalam putaran baru protes terhadap kebijakan ekonomi Presiden Emmanuel Macron.

Aksi unjuk rasa masih berpusat di ibukota Paris. Ribuan pengunjuk rasa berjalan melalui pusat kota Paris dari Kementerian Keuangan di timur ke Arc de Triomphe di barat pada hari Sabtu (12/1)

Beberapa bentrokan pecah antara polisi dan pengunjuk rasa di dekat monumen, sementara pasukan keamanan menembakkan gas air mata pada pengunjuk rasa yang melemparkan batu dan benda-benda lain ke arah mereka.

Dikabarkan Al Jazeera, Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan sekitar 32.000 orang telah melakukan protes di seluruh Perancis, termasuk 8.000 di antara berpusat di ibukota.

Kementerian itu mengatakan 100 orang ditangkap pada akhir pekan ini di Paris dan kota-kota lain, termasuk 82 orang yang masih ditahan polisi.

Para pejabat Perancis menekankan bahwa tidak ada toleransi untuk kekerasan yang telah merusak protes mingguan sejak mereka mulai dua bulan lalu. Pemerintah Perancis mengerahkan sekitar 80.000 pasukan keamanan nasional untuk mengawal aksi mingguan tersebut.

Di Paris, pusat dari bentrokan jalanan yang berapi-api dan vandalisme yang telah menjadi berita utama global, ada 5.000 polisi anti huru hara, menggunakan barikade tinggi dan kendaraan lapis baja untuk mengunci pusat Place de la Concorde dan distrik sekitarnya.

Ratusan petugas juga berjaga-jaga di Champs-Elysees, tempat bank, toko perhiasan, dan toko-toko lainnya menaiki jendela untuk mengantisipasi penjarahan dan kekerasan yang baru. [mel]



Sumber: RAKYAT MERDEKA

Related Articles

Close
Close