POILITIK

Ketua DPR: Konsolidasikan Semua BPBD untuk Antisipasi Bencana

SPOL. Semua kepala daerah yang wilayahnya rawan bencana hendaknya mulai waspada dan siaga.

Sejak Jumat 911/1) hingga Sabtu malam (12/1), terjadi rangkaian gempa bumi di sejumlah daerah. Kepulauan Banda, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan gempa beruntun di Selat Sunda.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG ) bahkan mengumumkan masih ada potensi tsunami di Selat Sunda.  

Selain gempa bumi, sejumlah gunung berapi mengalami erupsi. Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Agung di Bali dan Gunung Merapi di Yogyakarta mengalami erupsi sejak akhir pekan lalu. Selain itu, angin kencang atau Putting Beliung juga terjadi di sejumlah tempat.

Berdasarkan kecenderungan itu, pimpinan DPR mendorong semua pemerintahan kabupaten serta kota untuk mulai mengonsolidasi dan menyiagakan semua unsur di dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Rentetan gempa dan erupsi gunung itu memang belum menghadirkan persoalan serius. Namun, p tetap berharap semua pemerintahan kabupaten serta kota untuk mulai antisipatif, dengan mengonsolidasi dan menyiagakan unsur-unsur di dalam BPBD,” ujar Ketua DPR, Bambang Soesatyo dalam siaran persnya, Minggu (13/1).

Selain itu, semua BPBD perlu untuk melakukan komunikasi yang intens dengan BMKG setempat untuk mengetahui berbagai kemungkinan.

Pada periode rawan bencana seperti sekarang ini, menurut Bambang, efektivitas mitigasi bencana pada tingkat daerah harus segera ditingkatkan untuk meminimalisir akibat buruk dari gangguan alam.

“BPBD di semua kabupaten/kota harus mampu menjadi kekuatan terdepan ketika warga butuh bantuan, baik akibat gempa bumi, banjir maupun tanah longsor maupun erupsi gunung berapi,” ujarnya.[wid] 



Sumber: RAKYAT MERDEKA

Related Articles

Close
Close