POLITIK

Nurul Arifin Sampaikan Nilai -Nilai 4 Pilar Kebangsaan Kepada Para Milenial

SPOL.Bandung,- Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin mengingatkan kepada para milenial, jika saat ini Indonesia tengah ditempatkan pada pusat perebutan pengaruh negara-negara besar.

“Hal ini membuat Indonesia menjadi pusat kepentingan global” ujar Nurul saat melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama sejumlah komunitas di sonopsis creative spase Cimahi. Ahad (15/12/2019)

Oleh karena itulah, tegasnya, penguatan persatuan dan kesatuan bangsa khususnya dikalangan mileneal harus terus dilakukan. Salah satunya caranya yakni melalui kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yakni pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Para milenial sangat antusias dan merespon positif akan 4 pilar kebangsaan ini. Karena mereka tercerahkan akan nilai – nilai luhur yang terkandung di dalamnya” tegas politisi partai Golkar tersebut.

Bhineka Tunggal Ika, tegas Nurul, adalah salah satu kekuatan dari bangsa Indonesia yang sudah ada sejak lama. Kata ini, terangnya, sudah disebut-sebut oleh empu tantular pada tahun 1350. “Artinya Bhineka Tunggal Ika sudah ada sekitar 600 tahun” tegasnya.

Nurul menambahkan, dalam Bhineka Tunggal Ika ada tiga nilai yang terkandung di dalamnya. Yaitu Toleransi, keadilan dan gotong royong. Namun Saat ini, ketiga (nilai) nya, sudah nyaris punah.

“Oleh karena itulah, melalui sosialisasi 4 pilar kebangsaan itu kembali digelorakan kepada masyarakat secara luas. Harapannya, tentu nilai toleransi diantara umat beragama, dan masyarakat yang selama ini dikenal bisa kembali lagi” pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close