EKONOMIJAWA BARAT

Disnakertrans Jabar Gelar Baksos Bulan K3 di MIM Bandung

BANDUNG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat menggelar bakti sosial (baksos) bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Metro Indah Mall (MIM) Jalan Soekarno Hatta kota Bandung, Minggu (9/2/2020). MIM menjadi pilihan Disnakertrans Jabar, untuk kegiatan baksos K3, karena MIM dinilai lebih komplit, mulai daari Pengusaha kecil, pengusaha mikro, pengusaha menengah . Selain itu juga ada warga-warga perumahan dan warga masyarakat lainnya

“Tahun ini kita nggak mengadakan di car free day, karena setelah kita evaluasi, efektivitasnyakan kurang. Kemudian, mereka juga kesana lebih banyak untuk rileksasi, rekreasi. Tidak komplek, artinya belum tentu ada pengusaha, belum tentu ada pekerja,” kata Kadis Nakertrans Jabar M Ade Afriandi.

Kriteria-kriteria sebagaimana tersebut di atas, ditentukan karena dalam kegiatan baksos K3 juga dilakukan kegiatan inspeksi ke beberapa ruko atau tempat kerja di sekitar kompleks MIM. “Inspeksi ini sendiri salah satunya meliputi dengan checking terhadap lift yang tersedia di Komplek MIM ini,” kata Ade Afriandi.

Baksos K3 ini juga menitik beratkan pada pelayanan gratis, demo penyelamatan kebakaran dan edukasi tentang pentingnya wawasan K3. “Baksos K3 diselenggarakan untuk memaksimalkan fungsi dari K3, serta meningkatkan kemandirian masyarakat berbudaya K3,” jelasnya.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Nakertrans, Sekretaris Dinas (Sekdis) Nakertrans serta Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non ASN di lingkungan Disnakertrans Jabar. Selain itu, juga terlihat beberapa stakeholder ketenagakerjaan, masyarakat yang tinggal di perusahaan sekitar kawasan MIM maupun para pengusaha UMKM di sekitar kawasan MIM.

Untuk itulah K3 seharusnya juga menjadi hal yang penting bagi masyarakat yang bekerja maupun yang beraktivitas dirumah. Agar budaya K3 bisa lebih cepat tumbuh di masyarakat Disnakertrans Jabar mendorong semua pemangku kepentingan khususnya industri dan pekerja untuk tetap menyadari keselamatan dan kesehatan kerja.

“Mereka selama inikan, kita tahunya kerja-kerja. Jadi ada upaya dari pemerintah, dalam satu tahun ini kita tetap mendorong kampanyekan memberikan kesadaran tentang pentingnya K3, baik untuk industri maupun untuk pekerja, termasuk juga untuk pemerintah sendiri,” pungkasnya. (adems)

Related Articles

Close