PENDIDIKAN

Selaraskan Prestasi dan Akademik, USB YPKP Siapkan Beasiswa Atlet Senilai 500 Juta

SPOL.Bandung,- Ada berbagai cara untuk melestarikan penca silat sebagai warisan budaya tak benda dunia asal Indonesia. Satu diantaranya seperti yang dilakukan oleh Universitas Sangga Buana (USB) YPKP dengan mengadakan Kejuaran Pencak Silat Tingkat Pelajar Fourteenagers Open Championship 2020

“Pencak silat ini kan sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia asal Indonesia, sehingga kejuaraan ini menjadi salah satu upaya kita melestarikan pencak silat” ujar Rektor USB YPKP, Asep Effendi saat ditemui di sela-sela kejuaran yang berlangsung dari 13-15 Februari 2020 di GSG USB YPKP Bandung. Kamis (13/02/2020)

Dari sisi prestasi, ungkap Asep Efendi, tentunya tidak dikesampingkan sehingga kejuaran ini cukup kompetitif karena selain di ikuti oleh 339 atlet juga ada sejumlah beasiswa yang disediakan dalam kejuaraan yang memperebutkan piala Walikota Bandung ini.

“Antusiasme untuk mengikuti kejuaraan ini cukup besar. Dari 339 atlet yang ikut serta, terdiri dari 216 atlet putra dan 123 atlet putri mulai SD sampai SMA,” tegasnya.

Asep Efendi menuturkan, kejuaraan ini mempertandingkan total 45 kelas dengan rincian, 15 kelas usia dini (kelas 4 sampai 6 SD), 11 kelas praremaja (SMP sederajat), dan 19 kelas remaja (SMA/SMK).

“Nomor yang dipertandingkan hanya nomor tanding dengan sistem prestasi,” tegasnya.

Setiap juara hingga peringkat ketiga di masing-masing kelompok usia, terangnya akan mendapatkan penghargaan. Juara umum kejuaraan merupakan kontingen dengan koleksi medali emas terbanyak dan berhak atas Piala Bergilir Wali Kota Bandung.

Selain medali, sertifikat, dan trofi, pihak panitia pun menyiapkan 10 beasiswa dengan total nilai mencapai Rp500 juta untuk menempuh pendidikan di Universitas Sangga Buana.

“Prestasi atlet harus seimbang antara di olahraga maupun akademik. Kami berharap banyak atlet dengan prestasi tingkat dunia dari Jabar, khususnya Kota Bandung, dengan gelar master atau pascasarjana. Karena itu kita siapkan beasiswa dengan total Rp500 juta. Atlet berprestasi tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis dari masuk sampai lulus. Semoga ini menjadi kejuaraan rutin dan masuk kalender IPSI Kota Bandung,” pungkasnya.

Seperti diketahui Kejuaraan yang dibuka secara resmi Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bersama Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi, Kepala Dispora Kota Bandung Eddy Marwoto, dan Ketua IPSI Kota Bandung Cece Muharam.

“Kejuaraan silat tidak sekadar mencari yang terbaik, tapi menjadi arena pembinaan fisik, mental, serta pelestarian seni budaya. Semoga kejuaraan ini menjadi sarana pembinaan dan memperluas jalan menuju prestasi internasional,” pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close