EKONOMI

Ini Langkah Bulog Lawan Rawan Gizi di Indonesia

SPOL.Bandung,- Selain isu bonus demografi, pemerintah saat ini juga sedang konsen dengan isu pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

Sejalan dengan hal tersebut, saat ini Perum Bulog juga sudah memproduksi beras fortifikasi untuk menunjang kebutuhan pangan (beras) berkualitas untuk menghasilkan SDM Unggul.

Di antara beberapa program pemerintah, keberadaan sumber daya manusia (SDM) unggul dan andal menjadi salah satunya. Berkenaan dengan hal itu, agar negara ini memiliki SDM unggul, tentunya, berkaitan dengan ketersediaan pangan yang berkualitas.

“Benar. Kami memproduksi beras fortifikasi. Ini bagian upaya kami meningkatkan kualitas SDM Indonesia,” ujar Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, (Buwas) saat di temui di komplek pergudangan bulog gedebage Bandung belum lama ini.

Beras fortifikasi ini, ungkapnya, salah satu upaya dari jajarannya untuk menyikapi kemungkinan terjadinya kekurangan gizi di seluruh wilayah tanah air. Dia menegaskan, beras fortifikasi itu memenuhi syarat kesehatan. Pasalnya, jelas dia, proses produksnya melalui uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Kesehatan.

Dia menyatakan, beberapa gubernur, termasuk Jabar, mendukung program beras fortifikasi itu. Bahkan, ungkapnya, para pemimpin provinsi itu siap menyalurkan beras-beras fortifikasi ke daerah-daerah yang rawan kekurangan gizi.

Soal ketersediaan beras fortifikasi, Buwas menyatakan, pihaknya menyiapkannya dalam volume yang banyak. “Intinya, kami siap memenuhi berapa pun permintaan untuk beras fortifikasi ini” pungkanya. (Dens)

Related Articles

Close