JAWA BARAT

Premi BPJS Batal Naik, Pemerintah Tetap Harus Berikan Layanan Terbaik

SPOL.Bandung,- Meski kenaikan premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA), namun pemerintah harus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Batalnya ini harus dikawal, agar layanan tak menurun,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Heryawan di Bandung, Rabu (11/3).

Menurutnya, keputusan MA yang membatalkan kenaikkan ini merupakan pesan bagi Kementerian Kesehatan agar senantiasa memberi pelayanan yang terbaik. “Apalagi hari ini ada covid-19, DBD, dan gangguan kesehatan lainnya,” tegasnya.

Netty menambahkan, batalnya kenaikkan premi BPJS ini harus memicu pemerintah agar mampu memilih solusi terbaik demi mengantisipasi pembengkakkan anggaran BPJS. Defisit yang masih terjadi harus segera dicarikan jalam keluar.

“Bijak memilih mana yang harus ditahan. Bayar utang luar negeri ratusan triliun bisa, padahal subsidi (BPJS) kelas III cuma Rp1,3 triliun.” Tegasnya.

Pemerintah juga harus berani untuk meninjau sistem penarifan jaminan kesehatan tersebut. Salah satunya dengan memberlakukan satu tarif yang sama untuk semua masyarakat.

“Kalau perlu berlakukan one single tariff. Samakan saja semua tarif kelas III,” pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close