EKONOMI

Bulan April PT KAI Daop 2 Bandung Kembali Kurangi Perjalanan KA

SPOL.Bandung,- Himbuan pemerintah agar masyarakat berdiam diri di rumah, serta mulai diberlakukannya Karantina Wilayah Parsial (KWP) seperti Kota Tasikmalaya mulai berimbas pada jumlah penumpang moda angkutan masal seperti kereta api.

Terkait dengan hal tersebut, Manager Humas Daop 2 Bandung Noxy Citrea mengatakan jumlah penumpang di Daop 2 secara total baik untuk KA Lokal maupun KA Jarak Jauh mengalami penurunan hingga 50 persen dibandingkan dengan periode yang sama di bulan maret tahun lalu.

“Total ada 37 pengurangan perjalanan pada bulan April. Volume penumpang menurun, tidak sepadat di waktu normal, hal ini sejalan dengan arahan pemerintah dimana masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitasnya,”  ujar Noxy.

Adapun perjalanan KA yang masih tersedia di Daop 2, ungkapnya, terdiri dari 5 perjalanan ke arah Jakarta (Argo Parahyangan), 1 perjalanan ke arah Semarang (Ciremai Sore), 1 perjalanan ke arah Surabaya Pasarturi (Harina), 1 perjalanan ke arah Timur (Kahuripan) dan 2 perjalanan KA Terusan relasi Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen PP (2 perjalanan KA Serayu Pagi  dan 2 perjalanan KA Serayu Malam).

“KA yang masih beroperasi dari Bandung ke arah timur atau sebaliknya, tidak berhenti di Stasiun Tasikmalaya atas permintaan Pemkot Tasikmalaya yang melakukan upaya pencegahan virus di wilayahnya.” Ujarnya.

Kebijakan pengurangan jadwal perjalanan ini, imbuhnya, akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan dan situasi di lapangan. “Dimana hal ini seiring dengan upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang terus dilakukan oleh PT KAI Daop 2 Bandung.” Pungkasnya. (dens)

Related Articles

Close