JAWA BARAT

Ini Pesan FK3I Lewat Gerakan 100.000 Masker Untuk Jabar

SPOL.Bandung,- Untuk kali ke empat, FK3I Jabar bersama Kelompok Pecinta Alam Bandung Raya Kembali Bergerak membantu masyarakat.

“Dengan slogan #KawanBantuKawan# Alhamdulilah kami mendapat dukungan baik secara personal maupun institusi kecil yang peduli akan gerakan kemanusian pandemi covid-19” ujar Dedi Kurniawan selaku Ketua BP FK3I Jabar dalam keterangan resminya. Ahad (19/04/2020)

Melalui gerakan Gerakan 100.000 Masker Untuk Jawa Barat, tegasnya, hal ini merupakan bentuk simpol perlawanan dan kritik kepada pemerintah yang abai terhadap pencemaran udara.

“Masker adalah Sebagai Simbol Perlawanan & Kritik Kebijakan” tegasnya.

Menurutnya, disaat pandemi pemerintah mewajibkan rakyat memakai masker demi Kesehatan tanpa memberikan solusi nya ( membaginya ). Coba perhatikan disaat normal, saat tidak ada pandemi, pemerintah bersikao acuh. Padahal, polusi udara di jabar sudah parah dan harusnya rakyat dihimbau untuk memakai masker untuk menjaga kesehatan.

“Ancaman Penyakit akibat polusi Udara telah mengancam dan sama sama mematikan.” Tegasnya.

Lebih jauh dedi mengatakan pencegahan PM 25 dan PM 10 yang dihasilkan oleh industri dan aktifitas lainnya juga mengancam kesehatan melalui polusi udara.

“Masker untuk menjaga kesehatan di saat Pandemi Covid 19 dan di saat lainnya menjadi Sombol Penting.” Ujarnya.

Gerakan ini, imbuh Dedi, akan terus berlangsung walau praktek nya kami juga saat Pandemi Covid 19 ini membagikan sembako,Hand Sanitezer dan bantuan lainnya yg diamanatkan ke Kami.

Hari ini kita akan menyasar wilayah yg sdh kita petakan di Kab Bandung Kelurahan andir,Kab Bandung Barat di Padalarang,Kota Bandung, batas Cimahi sekitar Cimindi,Cicahem Hingga Batas Kota Cibiru,Sekitar Baladewa dan Mekarmulya.

“Alhamdulilah Gerakan ini Mulai Banyak diikuti relawan dan Pegiat Kemanusiaan lainnya” terangnya.

Namun, tegasnya, perlu ada edukasi masker di saat pandemi Covid 19 & di saat tidak terjadi pandemi sama pentingnya.

“Penting menggunakan Masker di saat kapanpun untuk menjaga kesehatan” pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close