LEGISLATIF

Pengawasan PSBB di Garut Jangan Kendor

Bandung, SPOL – Anggota DPRD Jabar Deden Galih, SH,MM mengatakan tingkat kepatuhan masyarakat Garut dalam melaksanakan PSBB meningkat. Pusat perkotaan Garut kini terpantau sepi.

“Ada peningkatan signifikan kepatuhan masyarakat. Jadi, kami sangat berterima kasih sekali kepada masyarakat Garut yang mulai melakukan langkah untuk memahami bahwa PSBB ini adalah kepentingan bersama,” ucapnya kepada wartawan, Minggu (10/5/2020).

Politisi Partai Gerindra untuk daerah pemilihan Garut menjelaskan ada sejumlah indikator naiknya tingkat kesadaran masyarakat untuk diam di rumah. Antara lain sepinya pusat perkotaan Garut atau yang lebih familiar disebut Pengkolan.

Pantauan, jelang magrib tadi, kawasan Pengkolan terpantau sepi dari aktivitas pengendara. Memang masih banyak ditemukan para pedagang yang berjualan. Toko-toko pun terpantau masih menjajakan barang dagangan.

Namun, mobilitas warga terpantau sangat kecil. Ada sejumlah warga yang memaksa untuk berbelanja. Mereka rela berjalan kaki ratusan meter. Pasalnya, petugas menutup jalan menuju pusat kota.

Untuk itu, Deden Galih meminta pengawasan tetap harus dilakukan, jangan sampai kendor agar peta penyebaran virus corona di Garut bisa turun, dan tidak ada penambahan kasus.

“Mengingat, Garut mempunyai wilayah yang luas mempunyai 42 Kecamatan dan terdiri dari 442 Desa/Kelurahan,” pungkasnya. (adems)

Related Articles

Close