POLITIK

PSBB Melonggar, Nurul Arifin Himbau Warga Tetap Mawas Diri

Bandung,- Berbagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 terus dilalukan, salah satunya dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) salah satunya di Jawa Barat yang masih berlangsung hingga saat ini.

Namun, meski PSBB ini masih diterapkan tapi banyak warga yang memilih untuk keluar dibandingkan berdiam diri dirumah. Bahkan dari pantauan dilapangan dalam beberapa hari terakhir ada peningkatan aktivitas.

Saat diminta tanggapannya, Anggota DPR RI, Nurul Arifin menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mawas diri meski ada kelonggaran PSBB. Karena saat ini, tegas Nurul, kita dihadapkan pada masa kenormalan baru yang harus mengikuti berbagai protokol kesehatan.

“Saya kira lebih kepada kesadaran individu, apalagi kita berhadapan dengan situasi atau tradisi baru yang akan kita jalani pada masa pandemi ini. Seperti menjaga jarak, kebesihan, memakai masker dan lain sebagainya,” Ujar Nurul di sela pembagian bantuan sambako lebaran di Kawasan Jalan Bukit Pakar Timur, Kota Bandung, Jumat (15/05/2020).

Kota Bandung, ungkapnya, cukup rentan karena banyak pemukiman padat penduduk. Oleh karenanya, kesadaran masyarakat perlu tumbuh dalam mencegah penyebaran virus tersebut. “Masyarakat jangan sampai stres, sebab akan menurunkan imunitas, sehingga semua penyakit gampang masuk,” ujarnya.

Lebih jauh Nurul menuturkan, setelah lebaran akan ada rencana pembebasan PSBB secara bertahap. Namun, tentunya hal ini akan dilakukan terlebih dahulu kajian sebelum diberlakukan. Karena kondisi pandemi ini, bukan hanya di Indonesia, tapi terjadi secara global. “Memang yang paling parah adalah dampak ekonomi, dimana dirasakan semua negara. Maka ini jadi pelajaran kita bersama,” Pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close