PENDIDIKAN

Ingin Bekerja di Dunia IT, Ini Dia Kuncinya

SPOL.Bandung,- Di setiap perusahaan dipastikan ada bidang IT, apalagi saat ini dunia pekerjaan sedang digitalisasi untuk untuk mengembangkan perusahaanya.

“Hal ini menjadi peluang bagi para freshgraduate yang ingin bekerja di bidang IT. ” Ujar Dian Nurulqolbi selaku CEO iStar Indonesia dalam Seminar Karir Online di Telkom University belum lama ini.

Dia mengatakan untuk mencapai posisi-posisi strategis, harus dilakukan oleh orang yang profesional. IT person yang profesional harus memiliki knowledge, skill dan attitude.

Bakat dibidang IT, ungkapnya, sangat penting untuk mempermudah melakukan pekerjaan. Untuk mengetahui bakat yang kita miliki setidaknya terdapat 4E yang harus terpenuhi, yaitu Easy atau merasa mudah ketika bekerja; Excellent atau memiliki hasil yang bagus; Enjoy atau senang ketika bekerja; dan Earn atau menghasilkan sesuatu yang berguna dalam pekerjaan.

“Keempat hal tersebut menjadi indikator bakat yang dimiliki seseorang.” Jelasnya.

Lebih jauh Dian mengatakan, untuk mencapai sukses biasanya kita dihadapkan dengan hambatan mental dan ini sering kali dihadapi. Berdasarkan survei yang dilakukan, terangnya, hal yang paling banyak menghambat pekerjaan kita adalah rasa malas.

“Pengalaman buruk di masa lalu juga ikut memengaruhi mental dalam bekerja, misalnya pernah gagal atau trauma.
Orang yang gagal biasanya memiliki keyakinan terbatas pada kemampuannya sehingga kita perlu percaya diri dan terus mengembangkan bakat.” pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, pembicara lainnya dalam seminar tersebut Irfan Prasetyo yang merupakan praktisi IT dam pengajar menjelaskan alasan bekerja di dunia IT.

“IT menjadi peluang yang besar untuk berkarir terutama di masa pandemi seperti saat ini. Kita hidup selalu bersinggungan dengan media digital dan tidak terlepas dari internet.” Ujarnya.

Berdasarkan data APJII dan Puskakom UI, Ungkap Irfan, pengguna internet di Indonesia sebanyak 175 juta orang. Artinya, internet akan terus berkembang dan semakin banyak orang yang mengakses internet sehingga menjadi peluang di dunia IT.

“Untuk saat ini berdasarkan data, terjadi gap pembelajaran antara pendidikan dengan kebutuhan di dunia industri. Hal tersebut membuat negara kita darurat tenaga kerja digital sehingga banyak peluang yang dibuka oleh perusahaan khususnya pada bidang IT. Selain itu, saat ini kita berada pada Revolusi Industri 4.0 yang mana Cyber Physical System, Internet of Things dan Networking merupakan fokus utama pada dunia industri,” ucapnya.

Irfan menambahkan peluang karier dalam masa Pandemi Covid19 yang berpotensi unggul berada di sektor E-Commerce dan IT. Hal tersebut karena pada kedua sektor tersebut perekonomian akan tetap berjalan dan tidak akan terganggu dengan adanya social distancing yang saat ini sedang diterapkan. Selain itu, terjadi peningkatan aktivitas online dan digital terutama pada layanan streaming, media sosial dan aplikasi mobile.

“Untuk bersaing di dunia IT, kita harus memilki passion, portofolio dan skills. Selain dari kuliah, kita juga bisa mengikuti bootcamp atau pelatihan-pelatihan. Dari situ, kita bisa upgrade kemampuan kita sesuai kebutuhan pasar,” ucapnya.

“Saya harap adik-adik mahasiswa maupun alumni yang masih freshgraduate dapat tetap fokus sesuai passion yang dimiliki. Dengan begitu, kita dapat memanfaatkan peluang yang ada terutama di dunia IT.” Pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close