PENDIDIKAN

Yuk, Bantu Guru dan Siswa Tak Mampu Lewat Donasi GARUDA

SPOL.Bandung,- Tidak ingin berpangku tangan di tengah pandemi covid-19, utamanya dalam bidang pendidikan. Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung angkatan 2017, menginisiasi program Donasi GARUDA (Donasi GAdget untuk guRU Dan siswA).

“Program ini bertujuan membantu Guru dan Siswa yang
kurang mampu agar bisa memiliki Smartphone dan kuota internet. Hal ini untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara online dan Pelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa Pandemi Covid-19.” Ujar Direktur Wakaf Salman M.Khirzan Nazar Noe’man dalam kegiatan Ngopi Bareng Jurnalis Bela Negara (JBN) di Toastina Cafe, Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan Ir. H. Juanda (Dago) Bandung. Rabu (05/08/2020)

Targetnya, Ujar Khirzan, kami akan menyediakan 750 Smartphone untuk dibagikan kepada guru dan siswa TK, SD, SMP. Harus diakui, tegasnya, jika tidak semua guru dan siswa siap dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dari rumah secara online atau daring, khususnya di wilayah Bandung Raya.

“Dari data media massa, ada sekitar 300 ribu (9,35 %) siswa di kota Bandung baik dari tingkat, TKK, SD dan SMP yang terkendala PJJ nya karena tidak memiliki sarana belajar online yang memadai seperti smartphone, laptop, atau tablet.” tegasnya.

Oleh karena itulah, ujarnya, melalui program ini kami mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi membantu guru dan siswa yang kurang mampu untuk dapat memiliki smartphone dan kuota internet sebagai penunjang kelancaran kegiatan belajar secara daring, yang sudah berjalan kurang lebih selama empat bulan ini.

“Melalui program donasi GARUDA yang dipelopori Wakaf Salman ini, semoga dapat mendorong semua pihak untuk melakukan hal yang sama khususnya pemerintah,” Tegasnya.

Lebih jauh Khirzan menuturkan, sebenarnya target donasi 750 unit smartphone dan kuotanya masih jauh dari cukup. Gerakan ini, diharapkan dapat mempelopori dan mendorong pihak-pihak lain baik komunitas ataupun pemerintah untuk melakukan hal yang sama.

“Karena kegiatan belajar mengajar secara daring ini sangat membutuhkan Smartphone dan koneksi internet,” ungkap Khirzan.

“Kenapa kami menargetkan 750 unit smartphone, dikarenakan program donasi ini diluncurkan pada bulan Agustus bertepatan dengan HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75,” ungkap Khirzan.

“Inilah bukti nyata kita turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19,” pungkas Khirzan.

untuk diketahui, Bagi para donatur yang ingin menyalurkan donasi atau sumbangan, Wakaf Salman menyediakan beberapa kriteria paket donasi, yakni:

– Paket Donasi Demak Rp.2.500.000 / 1 paket

– Paket Donasi Malaka Rp.5.000.000 / 2 paket

– Paket Donasi Mataram Rp.10.000.000 / 4 paket

– Paket Donasi Pajajaran
Rp.25.000.000 / 10 paket

– Paket Donasi Samudra Pasai Rp.50.000.000 / 20 paket.

Dengan berdonasi melalui paket tersebut, Sahabat Penderma juga turut berwakaf untuk wakaf fasilitas pendidikan.

Untuk kriteria guru yang berhak menerima donasi ini di antaranya: Guru tingkat SD, SMP dan SMA dengan masa bakti minimal 2 tahun, berdomisili dan bertugas di sekolah area Bandung Raya (diutamakan untuk kawasan zona merah dan kuning), status non PNS (diutamakan guru honorer).

Sedangkan kriteria untuk siswa yang berhak menerima donasi antara lain: Siswa tingkat SD, SMP dan SMA yang berdomisili serta bersekolah di area Bandung Raya (diutamakan untuk kawasan zona merah dan kuning), siswa berasal dari keluarga ekonomi rentan (diutamakan untuk anak yatim piatu).

Donasi dapat disalurkan melalui admin Wakaf Salman (Whatsapp 0822-6087-8884), Websitewakafsalman.or.id, Instagram @wakafsalman.itb dan Kitabisa.com/garuda. (dens)

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Close