PEMERINTAHAN

Pemprov Jabar Penuhi Janji pada Masyarakat Kabupaten Bandung

SPOL.Bandung,– Untuk menangani persoalan banjir di kota Bandung dan sekitarnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai membuat Kolam Retensi Andir dan lima polder di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Terkait dengan hal tersebut Dirjen SDA Kementerian PUPR RI Jarot Widyoko dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Kolam Retensi Andir dan lima polder merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk mengendalikan banjir Sungai Citarum. Selanjutnya, Kementerian PUPR akan melakukan penanganan banjir di daerah hilir.

Sungai Citarum

“Jadi mulai dari hulu sampai ke hilir, banyak hal yang kami lakukan. Ini (pembangunan Kolam Retensi Andir dan lima polder) merupakan kegiatan paling akhir di bagian hulu, selanjutnya kita akan (lakukan penanganan banjir) di bagian hilir,” kata Jarot dikutip dari Antara. Jumat (11/12/2020)
Terkait upaya menangani banjir di hilir, Jarot menjelaskan bahwa pemerintah akan memulai kegiatan pengendalian banjir melalui normalisasi Kali Bekasi. Kegiatan penanganan ini rencananya akan berlangsung hingga 2023.
“Ini upaya maksimal, sekali lagi mengendalikan, mengurangi, dan mengeliminir kondisi genangan (banjir) yang ada di masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan bahwa groundbreaking Kolam Retensi Andir dan lima polder di Kelurahan Andir adalah pemenuhan janji dari Pemprov Jabar untuk mengatasi persoalan banjir diwilayah tersebut.
Menurutnya, kolam retensi ini akan dibangun di lahan seluas 4,85 hektare (Ha), luas daerah tangkapan air (catchment area) 148,78 Ha, luas genangan 2,75 Ha, serta volume tampungan hingga 137,500 meter kubik (m³).
“Pembangunan kolam retensi dan polder ini merupakan komitmennya bersama pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR RI untuk mengatasi banjir, khususnya di Kabupaten Bandung.” Tandasnya. (Ferry)

Print Friendly, PDF & Email

Related Articles

Close