PENDIDIKAN

ISBI Bandung, Gelar Pemutaran dan Diskusi Restorasi Film Bintang Ketjil (1963)

SPOL.Bandung,- Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum mengungkapkan sebagai sebuah karya cipta seni budaya, film merupakan media komunikasi efektif untuk menyampaikan suatu pesan kepada masyarakat.

“Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari sebuah film diantaranya sejarah, pesan moral dan edukasi” Ungkap Een Herdiani kepada wartawan seusai menyaksikan pemutaran film hasil restorasi “Bintang Ketjil” di CGV Cinemas Metro Indah Mall Bandung. Selasa (08/10/2019)

Seperti dalam film “Bintang Ketjil” ini tegasnya, terkandung kearifan lokal dan moral yang baik. Salah satu contohnya seperti orang tua yang mendendangkan lagu, atau mendongen saat menemani anak-anaknya akan beranjak tidur. “Saya sangat merinding, karena mungkin kebiasaan seperti itu sudah jarang atau bahkan hilang pada saat ini” ungkapnya.

Dirinya juga sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) untuk merestorasi film -film lama tapi berkualiatas dan ingin kembali disampaikan kepada masyarakat umum. “melalui film – film berkualitas seperti ini bisa jadi pembelajaran bagi masyarakat maupun orang – orang film, khususnya bagi mahasiswa kami yang perlu kiranya memperkaya wawasan dari masa lalu” tegasnya.

Een Herdiani menambahkan, kegiatan pemutaran film yang telah direstorasi ini, merupakan rangkaian dies natalis ke-51 ISBI Bandung dan hal ini merupakan kerjasama antara prodi TV dan Film Fakultas Budaya dan Media ISBI Bandung, dengan Pusbang Film.

“Pemutaran film yang telah direstorasi ini akan berlangsung selama dua hari, dimana hari ini di putar Film “Bintang Ketjil” dan
besok (09/08/2019) akan di putar film “Tiga Dara” yang diproduksi pada tahun 1956) pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close
Close