EKONOMIEKSEKUTIFMAKRO

Jabar Siap Luncurkan Kawasan Ekonomi Terpadu

BANDUNG, SPOL – Kondisi perekonomian di Jabar masih punya prospek untuk berkembang karena Laju Pertumbuhan Ekonomi kini mencapai 5,8 persen. Dilatarbelakangi oleh kondisi tersebut, kawasan industri terpadu siap diluncurkan. Hal ini, diungkapkan Gubernur Jabar, H.M Ridwan Kamil dalan keterangannya kepada media (25/9).

Gubernur, dalam keterangannya memaparkan salah satu alasan mengapa industri terpadu diluncurkan ketika LPE tumbuh positif. Hal ini, dikarenakan industri di Jabar telah memberikan kontribusi terbesar pada PDRB dengan prosentase mencapai 42 persen.

Untuk mewujudkan pengembangan industri sambung Gubernur dari sisi tata ruang sudah disiapkan.

Desain tata ruang yang disusun untuk pengembangan industri salah satunya ada dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Khusus untuk KEK, industri yang akan dibangun harus berorientasi pada pengembangan produk yang bisa diekspor.

Dalam rangka pengembangan kawasan industri terpadu sudah dirancang beberapa rencana kebijakan. Pertama, pengembangan tenaga kerja untuk penduduk lokal di daerah pusat industri. Kedua, pemberian keringanan beban pajak mencapai 200 persen. Selanjutnya, ketiga insensif rumah untuk para buruh.

Sementara itu, Kadis Perindag Jabar, Arifin Sudjayana dalam keterangannya secara terpisah mengatakan untuk memantapkan rencana realisasi kawasan ekonomi terpadu diselenggarakan FGD yang menghadirkan pelaku usaha, Kabupaten/Kota serta Pemerintah Pusat.

Langkah ini diharapkan mampu mensukseskan kawasan industri terpadu di beberapa lokasi diantaranya di kawasan segitiga mas. Rencana inj merupakan bagian dari rencana program industri juara. Jika rencana ini sukses, ujar Arifin pertumbuhan ekonomi berpeluang tumbuh di atas 6 persen (adems)

Related Articles

Close
Close