JAWA BARAT

Keren, PMP Akan di Hidupkan Kembali

SPOL.Bandung,- Wacana untuk menghidupkan kembali Pendidikan Moral Pancasila (PMP) direspon positif oleh berbagai kalangan. Apalagi jika melihat begitu derasnya ancaman yang muncul saat ini untuk menggerus ideologi Pancasila terutama di kalangan milenial.

Terkait dengan hal tersebut, anggota MPR RI Nurul Arifin mengatakan bahwa Pancasila itu adalah salah satu pilar dari 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Pada prinsipnya, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain. Dan,
Empat pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri” Ujar Nurul Arifin dalam silaturahmi dan sosialisasi 4 pilar MPR RI bersama keluara besar Muhamadiayah Kota Bandung. Sabtu (08/02/2020)

Nurul berpendapat, Pancasila masih sangat relevan dengan perkembangan yang terjadi saat ini. Apalagi di era keterbukaan informasi yang sangat bebas, kalangan milenial dituntut memiliki dasar pemahaman yang kuat mengenai Pancasila.

“Terlebih, dalam menghadang penetrasi ancaman paham Radikalisme, terorisme dan liberalisme yang mengalir deras melalui internet dan media sosial” tegasnya.

Nurul menambahkan, saat ini wacana mengembalikan PMP dalam kurikulum pendidikan masih terus bergulir dan memang hal itu dirasa perlu untuk dikemukaan mengingat perubahan yang terjadi saat ini.

Hal ini, ujarnya menjadi pekerjaan rumah bersama untuk kembali menanamkan dan mengenalkan nilai-nilai atau butir butir pancasila sebagai dasar filosofis dan sebagai perilaku kehidupan yang dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga.

“Artinya, Pancasila merupakan falsafah negara dan pandangan atau cara hidup bagi bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai cita-cita nasional” pungkasnya. (Dens)

Related Articles

Close
Close