PENDIDIKAN

Menkum Yasonna Menjadi keynote speaker  Dalam Seminar Nasional di Unpad

SPOL.Bandung, – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna H. Laoly akan menjadi keynote speaker  dalam Seminar Nasional dengan tema “ Paradigma Generasi Millenial Dan Perlindungan Hak Dalam Era Digital ”

Dalam release yang diterima, terungkap jika seminar nasional ini merupakan sarana  transfer pengetahuan terkait generasi milenial dan perkembangan hukum teknologi informasi sebagai kebutuhan generasi millenial dalam memanfaatkan kemajuan teknologi agar tepat sasaran.

Selain Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, dalam event yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2019  pukul 08.00 – 12.00 WIB di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad ini, akan dimoderatori oleh Arief Suditomo dan dihadiri oleh sejumlah pembicara lainnya seperti
Akademisi Hukum Teknologi Informasi, Dr. Danrivanto Budhijanto, S.H., LL.M., in IT Law., FCB Arb., Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia, Dr. Mualimin Abdi, S.H., M.H., Influencer/Founder Invest Property, Basytyan K Pratama dan Anggota DPR RI,  Hillary Brigitta, S.H., LL.M.

Generasi milenial Indonesia pada dasarnya memiliki peran yang besar dan signifikan dalam membangun Bangsa dan Negara Indonesia. Dengan segala perkembangan dan kemudahan memanfaatkan teknologi, generasi milenial sudah membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dari berbagai sektor. Pemerintah, tentu selalu berupaya mendorong generasi milenial untuk menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif di segala sektor kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk sektor ekonomi. Sehingga banyak generasi milenial yang juga didorong untuk menjadi entrepreneur dengan cara merangsang dan memberikan kemudahan dalam membuat dan membangun suatu bisnis/usaha. 

Peranan entrepreneur bagi negara tidak hanya dalam membuka jenis usaha baru, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja yang baru. Entrepreneur juga diartikan sebagai seorang inovator dan penggerak pembangunan. Pemerintah membuat kebijakan dan aturan yang mendukung dunia usaha, yang mana peraturan yang dibuat harus memerhatikan dunia usaha dimungkinkan berkembang dengan pesat dan baik, sehingga mampu memberi sumbangan positif bagi pendapatan nasional atau Produk Domestik Bruto (PDB).

Penyediaan sarana dan prasarana IT, pendidikan tinggi, dan upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, termasuk keterampilan bagi para generasi milenial, secara merata di setiap wilayah Indonesia sangat diperlukan untuk memberikan kemudahan bagi generasi milenial. Harapannya generasi milenial di seluruh wilayah Indonesia akan memiliki pendidikan dan keterampilan yang memadai sehingga dapat meningkatkan kompetensi untuk bersaing di dunia kerja. 

Selain itu kaum muda juga dituntut untuk mempunyai kesadaran tentang bagaimana mengembangkan kewirausahaan yang diimbangi dengan keterampilan mengelola media sosial. Perkembangan teknologi, arus informasi dan digitalisasi menjadi faktor utama dalam perkembangan dan perubahan kehidupan bagi generasi milenial. 

Berdasarkan fenomena yang digambarkan di atas, diperlukan adanya pengetahuan yang perlu diberikan kepada generasi milenial diantaranya terkait ekonomi digital, perlindungan hak dalam era digital dan peran gerenasi milenial, serta peran generasi milenial dalam politik hukum perlindungan hak di era digital. (Rls)

Related Articles

Close
Close