OLAHRAGA

PERSIB Legend 94/95 Bukukan Kemenangan di Kota Garut

SPOL.Garut,- Sebanyak 13 gol tercipta pada pertandingan eksebisi antara PERSIB Legend 94/95 dan Interaction All Star, Sabtu pagi 16 November 2019 di kota Garut. Para pemain lawas PERSIB yang tergabung dalam skuat PERSIB Legend 94/95 masih mampu menunjukkan tajinya dan memenangkan pertandingan dengan skor 7-6.

Bermain menghadapi lawan yang jauh lebih muda tak membuat tim asuhan Indra Tohir ini gentar. Meskipun dengan kondisi fisik tidak selincah saat menjadi jawara Liga Indonesia (Ligina) 1, para pemain PERSIB Legend tetap dapat memuaskan bobotoh yang memadati Lapangan Makorem, Garut.

Tak hanya berkesempatan bernostalgia dengan tim pemberi bintang satu bagi PERSIB, bobotoh juga terhibur oleh aksi pemain yang tetap terlihat memukau. Mereka bermain cantik mengandalkan kemampuan menguasai bola, pengalaman dan mental untuk mengalahkan lawan.

Hal itu membuat Robby Darwis dapat membuka kran gol buat timnya menit ke-10. Keunggulan tak bertahan lama, Interaction All Star mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lima menit berikutnya. PERSIB Legend 94/95 kembali memimpin melalui sepakan keras Sutiono Lamso. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tim All Star berhasil kembali menyamakan kedudukan menjelang laga 2 x 30 menit ini berakhir. Skor 2-2 membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan drama adu penalti. 

Lima penendang PERSIB berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, mereka adalah Yusuf Bachriar, Robby Darwis, Dadang Hidayat, Mulyana dan Nandang Kurnaedi. Sementara dari lawan, kiper Anwar Sanusi berhasil menggagalkan satu penendang Heru Joko.

Kemudian di sabtu sorenya, PERSIB Legend 94/95 hadir di Lapangan Kerkov, Garut untuk kembali menyapa bobotoh dan kemudian dilanjutkan pada malam harinya, hadir dua pemain PERSIB, Henhen Herdiana dan Erwin Ramdani memeriahkan kegiatan acara tersebut. Kedua pemain PERSIB itu meluangkan waktunya khusus buat bertegur sapa dengan bobotoh pada acara tersebut. 

Mereka mengaku senang bisa langsung bertemu pendukung fanatik timnya. Kesempatan itu dimanfaatkan Henhen untuk menitipkan pesan kepada semua bobotoh yang hadir di acara ini.

“Saya punya harapan buat bobotoh. Jika pendukung PERSIB semua bersaudara, baik yang ada di depan, samping, ataupun belakang. Maka, saling rangkul jangan saling pukul. Dukungan positif bobotoh adalah energi buat kami sebagai pemain,” kata pemain bernomor punggung 12 tersebut.

Sementara Erwin mengajak bobotoh untuk tetap memberikan energi positifnya dengan mendukung tim. Dengan demikian, tidak hanya tim yang berjuang, bobotoh juga ikut mendukung secara positif guna menyapu bersih kemenangan sisa laga putaran kedua Liga 1 2019.

“Semoga sisa pertandingan bisa kita dapatkan dengan hasil maksimal. Kita, pemain, tim dan bobotoh sama-sama berjuang. Mendukung positif dan terus memberi energi positif buat tim,” ucap Erwin.

Setelah Garut, Interaction akan menuju ke kota Majalengka, 30 November 2019 mendatang. Selain hadirnya Legend PERSIB 94/95 akan banyak acara menarik. PERSIB saat ini merupakan satu-satunya klub sepakbola di Indonesia yang mengajak PERSIB Legend untuk melakukan tur kota-kota di Jawa Barat yang bekerjasama dengan Interaction by Pria Punya Selera. (Dens/rls)

Related Articles

Close
Close