PENDIDIKAN

Ridwan Kamil Titip Jaga Persatuan dan Pancasila Pada Wisudawan ISBI Bandung

SPOL.Bandung,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menitipkan pesan untuk senantiasa menjaga persatuan dan tidak mudah dipecah belah. Hal tersebut diungkapkan oleh Emil – sapaan akrab Ridwan Kamil – saat menghadiri wisuda Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

“Karena Indonesia diprediksi akan menjadi negara Adidaya di tahun 2045, maka harus menjadi sumber daya manusia yang kompetitif dan produktif” Ungkap Emil di Bandung. Rabu (04/12/2019)

Menurutnya, dahulu para pendiri bangsa dan masa sebelum proklamasi sulit menyatukan bangsa Indonesia karena Indonesia memiliki bahasa yang berbeda-beda, dan ratusan entitas, yang pada akhirnya persamaan nasib yang membuat bangsa Indonesia sepakat untuk bersatu.

“Karena saking rumitnya perbedaan, maka para pendiri bangsa mencari cara untuk mengikat kebersamaan melalui Pancasila” terangnya.

Ke depan, imbuh Emil, masalah Bangsa Indonesia di masa depan bukan ilmu, dan bukan uang, tetapi mudahnya terpecah belah. Namun, jika hal tesebut bisa kokoh maka tidak ada lagi yang mampu mengutak-atik, dan Bangsa Indonesia akan selamat di masa depan.

“Maka saya titip kepada para Wisudawan jika ada ujaran-ujaran atau narasi-narasi atas nama apapun yang ingin menggeser dan melemahkan persatuan harus kita lawan,” tegas Gubernur Jawa Barat, “Tolong jaga Pancasila kita,” tegasnya.

Emil menambahkan, untuk menyongsong masa depan Indonesia menuju tahun 2045, terdapat tiga syarat utama yang harus dijaga, diantaranya, ekonomi harus dijaga seperti saat ini, kedua sosial politik harus kondusif dikarenakan pembangunan harus stabil, dan yang ketiga Indonesia hanya bisa menjadi negara adidaya di tahun 2045 jika sumber daya manusianya kompetitif dan produktif,” tegasnya

“Maka saya doakan semoga para Wisudawan ISBI Bandung menjadi generasi kompetitif dan produktif, namun para Wisudawan harus menguasai bahasa asing lebih banyak, kuasai skill budaya, teknologi, kuasai ilmu Leadership, dan berkiprah dalam pembangunan,” pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Rektor ISBI Bandung Een Herdiani mengatakan wisuda kali ini diikuti sebanyak 366 wisudawan dari 11 prodi pada program Diploma, Sarjana dan Magister.

Para alumni ISBI Bandung, ungkapnya, dididik dan dipersiapkan menjadi manusia yang terampil dalam bidang seni. Mulai dari seni yang hidup dan berkembang di Jawa Barat hingga seni tradisi nusantara.

“ISBI Bandung berupaya mengembalikan kejayaan seni budaya bangsa yang adiluhung melalui alumni-alumni ISBI di bidang prodinya masing-masing” pungkasnya. (Denny)

Related Articles

Close
Close